Kawanindonesia.id – Forum rutin Senin-Kamis yang digelar Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) terus menjadi ruang diskusi hangat bagi berbagai isu kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat GMRI, Jalan Ir. H. Juanda No. 4A, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026),
menghadirkan suasana dialog yang dinamis sekaligus penuh kekeluargaan.
Para peserta aktif membahas beragam persoalan strategis, mulai dari evaluasi program organisasi hingga perkembangan isu nasional yang tengah menjadi perhatian publik.
Selain itu, forum juga membicarakan agenda kegiatan GMRI, termasuk rencana kehadiran sebagai narasumber di Perguruan Taman Siswa Yogyakarta pada 5 April 2026.
Dalam diskusi tersebut, peserta mengangkat relevansi konsep Negarakertagama sebagai referensi dalam memahami arah pembangunan bangsa.
Mereka menilai nilai-nilai yang diwariskan dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit masih memiliki keterkaitan dengan kondisi Indonesia saat ini.
Sri Eko Sriyanto Galgendu menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila yang digali oleh Soekarno tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa.
Namun, ia menilai implementasi nilai tersebut perlu terus diperkuat agar tidak sekadar menjadi slogan.
“Pancasila harus terus dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya dalam forum diskusi.
Peserta juga membahas berbagai program pemerintah, termasuk kebijakan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Program seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih menjadi perhatian, terutama dalam konteks penguatan ekonomi berbasis kerakyatan sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33.
Tidak hanya diskusi serius, forum ini juga menghadirkan suasana akrab yang mempererat hubungan antaranggota.
Kehadiran keluarga peserta menambah nuansa kekeluargaan, ditambah dengan tradisi saling sapa menggunakan panggilan khas seperti Mas, Mbakyu, Gus, hingga Opa.
Melalui forum ini, GMRI terus mendorong terciptanya ruang dialog yang konstruktif dan inklusif.
Diskusi yang berlangsung hangat diharapkan mampu melahirkan gagasan dan pemikiran yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia.(Kontributor banten yacob)

