Jalan Jimbar–Derak Segera Dicor, TNI dan Warga Sragen Bersatu Percepat Pembangunan

Kawanindonesia.web.id // Prajurit TNI bersama masyarakat menunjukkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Serma Sumartana bersama dua anggota Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen turun langsung membantu warga meratakan badan jalan sebagai persiapan pengecoran ruas jalan penghubung Dukuh Jimbar–Dukuh Derak, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Selasa (21/7/2026).

Serma Sumartana bersama Bayan dan warga RT 02 serta RT 03 Dukuh Jimbar mengerjakan persiapan jalan secara bergotong royong. Mereka menggunakan cangkul dan sekop untuk meratakan badan jalan agar proses pengecoran dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan tersebut berlangsung di bawah terik matahari. Namun, kondisi cuaca tidak menyurutkan semangat prajurit TNI dan masyarakat.

Mereka terus bekerja bersama untuk mempercepat persiapan pembangunan jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas warga.Pemerintah Desa Guworejo melaksanakan pengecoran jalan tersebut melalui program pembangunan desa dengan menggunakan dana Alokasi Dana Desa (ADD).

Pemerintah desa berharap pembangunan jalan dapat meningkatkan kualitas akses transportasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan.

Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga aktif membantu masyarakat melalui kegiatan karya bakti dan gotong royong.

Serma Sumartana mengatakan kegiatan karya bakti memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam pembangunan desa.

Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Serma Sumartana.Warga menyambut antusias keterlibatan Babinsa dalam persiapan pengecoran jalan.

Mereka bersama prajurit TNI terus mengerjakan perataan badan jalan agar pembangunan dapat segera dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun infrastruktur desa.

Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Serma Sumartana menilai sinergi tersebut dapat mempercepat pembangunan sekaligus mempertahankan budaya gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan.

“Pemerintah desa dan masyarakat dapat bekerja bersama dengan TNI untuk mempercepat pembangunan. Kebersamaan seperti ini juga menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan dalam membangun desa,” pungkasnya.

Setelah tahap perataan badan jalan selesai, masyarakat akan melanjutkan proses pembangunan melalui pengecoran ruas jalan penghubung Dukuh Jimbar–Dukuh Derak.

Jalan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Desa Guworejo.

Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan.

Semangat gotong royong yang mereka tunjukkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan warga Desa Guworejo.(Red)

Berita Terkait