Kawanindonesia.web.id– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).
Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu pelaku usaha kecil meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa bantuan UEP tidak hanya berfungsi sebagai tambahan modal usaha, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha produktif secara berkelanjutan.
Salah satu penerima bantuan, Rahmania (47), warga Desa Maju Bersama, telah menjalankan usaha kecil selama tujuh tahun dengan menjual minuman dingin, es, makanan ringan, dan aneka jajanan di depan sekolah dasar serta di rumahnya.
Dari usaha tersebut, ia memperoleh omzet sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu setiap hari.Melalui program UEP, Rahmania menerima bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperbesar usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama keluarganya.”Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami.
Semoga bisa menambah modal usaha sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang,” ujar Rahmania.Penerima bantuan lainnya, Hasnah (44), warga RT 14 Kelurahan Batulicin, juga memanfaatkan bantuan UEP untuk mengembangkan warung kecil yang dikelolanya.
Di warung tersebut, ia menjual minuman dingin, makanan ringan, dan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan pendapatan sekitar Rp30 ribu per hari, sementara suaminya bekerja sebagai buruh.
Hasnah berencana menggunakan bantuan tersebut untuk membeli kulkas, mesin pres, timbangan, serta menambah stok barang dagangan agar usahanya semakin lengkap dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.”
Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Saya bisa membeli peralatan untuk menunjang usaha sekaligus menambah modal. Mudah-mudahan usaha semakin maju sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga, apalagi anak saya sebentar lagi akan masuk kuliah,” katanya.
Melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan.
Program ini diharapkan mampu mendorong keluarga penerima manfaat menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan mengembangkan usaha yang memiliki nilai tambah.Bupati Andi Rudi Latif berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga usaha para penerima semakin berkembang, pendapatan keluarga meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu terus membaik.
Pemerintah daerah juga berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu menciptakan pelaku usaha mikro yang tangguh, produktif, dan berdaya saing.(Herman)

