Kawanindonesia.id– Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, terus menunjukkan progres signifikan dan kini menjadi harapan baru bagi kelancaran mobilitas serta peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Proyek yang dikerjakan oleh Kodim 0724/Boyolali bersama warga ini memasuki tahap penting dalam konstruksi.
Petugas di lapangan saat ini fokus memasang papan serta rangka besi sebagai penguat struktur utama jembatan.
Tim pelaksana mengerjakan tahapan ini dengan cermat karena bagian tersebut berperan vital dalam menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.
Babinsa Koramil 17/Wonosegoro, Serka Budi, menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan dengan mengutamakan kualitas dan keselamatan.
Ia memastikan tim bekerja sesuai standar teknis agar hasil pembangunan benar-benar kokoh dan aman digunakan masyarakat.
“Kami mengerjakan setiap tahapan dengan penuh ketelitian agar jembatan ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi warga,” ujarnya.
Warga Desa Bolo turut berperan aktif dalam proses pembangunan. Mereka bergotong royong membantu pengerjaan di lapangan,
mulai dari pengangkutan material hingga mendukung kebutuhan teknis lainnya.
Partisipasi ini mempercepat proses pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya akan membuka akses yang lebih mudah bagi warga,
“terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi seperti distribusi hasil pertanian dan perdagangan antarwilayah.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama yang menghambat mobilitas masyarakat.
Dengan progres yang terus meningkat, pemerintah dan warga berharap pembangunan jembatan ini segera rampung dan dapat langsung dimanfaatkan.
Jembatan Perintis Garuda pun diproyeksikan menjadi infrastruktur vital yang mendorong pertumbuhan ekonomi
sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Wonosegoro.(Red)

