Wali Kota Kediri Dorong Sinergi OPD dan Masyarakat dalam Gerakan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kawanindonesia.web.id – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mendorong penguatan sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat dalam Gerakan Ketahanan Pangan Berkelanjutan.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif di lingkungan masing-masing.


Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Kediri saat melakukan kegiatan panen sayur di area Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kediri.

Ia meninjau langsung hasil budidaya tanaman kubis yang ditanam dengan memanfaatkan pupuk organik dari limbah R
Dalam kesempatan itu, Vinanda Prameswati mengajak seluruh OPD, BUMD, kecamatan, kelurahan, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk aktif menggerakkan program ketahanan pangan di lingkungan kerja maupun tempat tinggal.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong, termasuk pekarangan rumah, sebagai sumber pangan produktif.
Wali Kota Kediri meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi juga menjadi motor penggerak di lapangan.

Ia mendorong setiap instansi pemerintah memberikan contoh nyata kepada masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara optimal.


“Gerakan ketahanan pangan ini harus berjalan bersama. OPD dan masyarakat perlu bersinergi agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga,” ujar Vinanda Prameswati.


Ia juga mengapresiasi inovasi pemanfaatan limbah RPH yang diolah menjadi pupuk organik cair.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya membantu mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian perkotaan.


Wali Kota Kediri meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk melakukan uji laboratorium terhadap pupuk organik tersebut guna memastikan kandungan dan kualitasnya.

Ia juga membuka peluang pengembangan produk tersebut agar dapat dipasarkan secara lebih luas dan berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Un Ahmad Nurdin, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman di area RPH merupakan bagian dari implementasi Gerakan Ketahanan Pangan dan Gizi yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota.


Ia menyebutkan bahwa pemanfaatan lahan RPH dilakukan secara optimal dengan menggunakan pupuk organik dari limbah ternak, yang terbukti memberikan hasil panen yang baik.


Pemerintah Kota Kediri berharap gerakan ini dapat diperluas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga masyarakat semakin aktif memanfaatkan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.


Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kota Kediri menargetkan terciptanya sistem ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berdaya saing.(Duha)

Berita Terkait