Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Tekankan Kolaborasi Sekolah dan Keluarga dalam Pendidikan Karakter

Kawanindonesia.web.id – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membangun pendidikan karakter generasi muda.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Sosialisasi Program Tahun Ajaran 2026/2027 bagi Orang Tua/Wali Taruna Kelas X (SN 12) SMAN Taruna Nala Jawa Timur di Aula Laksamana Nala, Kota Malang, Minggu.


Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi sekolah dan orang tua untuk membangun sinergi dalam mendampingi perjalanan pendidikan para taruna selama tiga tahun ke depan.


Para taruna kelas X (SN 12) mulai memasuki lingkungan asrama sebagai bagian dari proses pembentukan karakter di SMAN Taruna Nala Jawa Timur.

Sebelum orang tua menyerahkan putra-putri mereka kepada sekolah, pihak sekolah memberikan pemahaman mengenai sistem pendidikan,

“pola pembinaan, kehidupan berasrama, serta berbagai program yang akan mereka jalani selama Tahun Ajaran 2026/2027.


Dalam sambutannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik.

Menurutnya, pendidikan juga harus membentuk karakter, integritas, disiplin, kepemimpinan, dan kesiapan anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


“Sesungguhnya pendidikan bukan hanya tentang membuat anak menjadi pintar. Pendidikan adalah proses membentuk karakter, membangun integritas,

“menumbuhkan disiplin, melatih kepemimpinan, dan menyiapkan mereka menghadapi kehidupan,” ujar Aries.


Ia menjelaskan, SMAN Taruna Nala Jawa Timur mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan kedisiplinan.

Para taruna tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga menjalani berbagai proses pembinaan yang melatih kemandirian, tanggung jawab,

kemampuan mengatur waktu, serta kemampuan hidup bersama dengan teman dari berbagai daerah.


Menurut Aries, proses tersebut menjadi bekal penting bagi para taruna ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, TNI, Polri, maupun saat memasuki dunia profesional.


Aries juga mengingatkan orang tua bahwa kehidupan sebagai taruna membutuhkan kesiapan mental dan fisik.

Para taruna akan menghadapi jadwal yang padat, latihan kedisiplinan, pembinaan fisik, pembelajaran akademik, serta pembentukan karakter yang berlangsung setiap hari.


“Semua itu bukan untuk menyulitkan anak-anak kita. Semua itu adalah proses menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh.

Sebagaimana besi yang kuat lahir dari tempaan api, demikian pula seorang pemimpin lahir dari proses yang tidak mudah,” ungkapnya.


Meski menerapkan kedisiplinan yang kuat, Aries menegaskan bahwa proses pendidikan harus tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Ia meminta sekolah dan keluarga memastikan para taruna tetap tumbuh sebagai pribadi yang berprestasi sekaligus memiliki kebahagiaan.


“Disiplin harus berjalan berdampingan dengan kasih sayang. Ketegasan harus selalu diiringi dengan kepedulian,” tegas Aries.


Lebih lanjut, Aries menekankan bahwa sekolah tidak dapat menjalankan pendidikan karakter seorang diri.

Ia menyebut keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan sekolah, orang tua, dan anak.


“Sekolah yang hebat tidak akan berhasil tanpa dukungan keluarga yang hebat. Karena pendidikan sesungguhnya mempunyai tiga pilar, yaitu sekolah, orang tua, dan anak itu sendiri,” jelasnya.


Aries mengajak seluruh orang tua memberikan dukungan moral kepada putra-putri mereka selama menjalani kehidupan di asrama.

Ia meminta orang tua membangun komunikasi yang baik dengan sekolah agar proses pembinaan dapat berjalan secara optimal.


Menurutnya, kepercayaan antara keluarga dan sekolah harus tumbuh melalui komunikasi, kolaborasi, dan komitmen bersama.

Ketiga hal tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter para taruna.


“Anak-anak kita adalah titipan Tuhan. Tugas orang tua membesarkan mereka dengan kasih sayang.

Tugas sekolah membentuk mereka melalui pendidikan. Dan tugas kita bersama adalah memastikan mereka kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.


Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap sekolah dan keluarga memiliki kesamaan visi dalam mendampingi para taruna selama menempuh pendidikan di SMAN Taruna Nala Jawa Timur.


Kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, kedisiplinan, serta karakter yang kokoh.


Menutup sambutannya, Aries Agung Paewai menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh taruna baru dan keluarga besar SMAN Taruna Nala Jawa Timur.

Ia berharap tiga tahun masa pendidikan dapat menjadi perjalanan bermakna yang mengantarkan para taruna meraih masa depan yang gemilang.
(Bagas)

Berita Terkait