Jejak Rekam Samsir: Dari Guru Madrasah hingga Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu

Kawanindonesia.web.id– Perjalanan hidup Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir, mencerminkan kisah pengabdian panjang yang berawal dari dunia pendidikan.

Ia memulai kariernya sebagai guru madrasah sebelum akhirnya menempati posisi strategis di pemerintahan daerah.


Samsir pernah mengajar di Madrasah Swasta Desa Mudalang, Kecamatan Kusan Hilir, yang kini berkembang menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu.

Pada periode 1994 hingga 1995, ia mengajar mata pelajaran Matematika dan Fisika saat lembaga pendidikan tersebut masih berada di bawah naungan yayasan swasta dengan kondisi fasilitas yang terbatas.


Samsir mengungkapkan bahwa saat itu ia tetap mengajar meski tidak menerima gaji tetap.

Ia menegaskan bahwa dorongan utama yang membuatnya bertahan adalah panggilan pengabdian di dunia pendidikan.


“Saat itu saya mengajar tanpa gaji tetap, tetapi saya tetap menjalankannya dengan ikhlas karena ingin membantu pendidikan anak-anak,” ujar Samsir, Senin (11/5/2026).


Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Samsir tetap konsisten mengajar dan membimbing para siswa.

Ia menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi muda di daerah.


Jejak pengabdiannya masih diingat oleh para murid, salah satunya Ardiansyah, yang kini menjabat Kepala Desa Penyolongan, Kecamatan Kusan Hilir.

Ardiansyah mengakui pernah menjadi murid Samsir dan mengenang sosok gurunya sebagai pribadi yang baik dan berdedikasi.


“Beliau adalah guru saya. Orangnya baik,” kata Ardiansyah.
Rekan sejawat Samsir, Syahrul Ma’arif, juga mengenang masa-masa mereka mengajar bersama di madrasah tersebut.

Ia menyebut kebersamaan itu menjadi bagian penting dalam perjalanan awal pendidikan di wilayah tersebut.


Sejumlah tenaga pendidik lain juga pernah mengabdi di madrasah itu, di antaranya Mapshuddin, Zainal Ilmi, dan Muhammad Iqbal.

Sementara Hikmah yang juga pernah menjadi guru di sekolah tersebut kini dipercaya menjabat sebagai kepala sekolah.


Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Amiluddin, juga disebut pernah mengajar di madrasah yang sama ketika masih berstatus sekolah swasta yayasan.


Setelah mengabdi di dunia pendidikan, Samsir melanjutkan kariernya di pemerintahan pada 1996 sebagai staf di Kantor Kecamatan Kusan Hilir.

Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menduduki berbagai jabatan,

mulai dari Kasi PMD sekitar tahun 2017–2018, camat di beberapa wilayah, hingga akhirnya menjabat Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanah Bumbu.


Perjalanan panjang Samsir menunjukkan bahwa pengabdian yang dimulai dari ketulusan di dunia pendidikan dapat berkembang menjadi kontribusi besar dalam pelayanan masyarakat.


Dalam momentum Hari Pendidikan, Samsir juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang terus berjuang mencerdaskan generasi bangsa.


“Selamat Hari Pendidikan untuk seluruh guru yang terus berjuang demi masa depan bangsa,” ujar Samsir.(Herman)

Berita Terkait