Kawanindonesia.web.id – Polemik yang menyeret nama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terus memanas di ruang publik. Menanggapi hal tersebut, politikus sekaligus praktisi hukum Ferdinand Hutahaean meminta semua pihak menahan diri dan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan secara adil.
Ferdinand menilai pernyataan yang berkembang telah melebar ke ranah pribadi dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kehidupan sosial masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap tuduhan harus disertai bukti yang kuat agar tidak menimbulkan spekulasi liar.
“Semua pihak sebaiknya menempuh jalur hukum. Itu cara yang tepat untuk menjaga keadilan sekaligus melindungi hak setiap warga negara,” ujar Ferdinand.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, terutama ketika menyangkut pribadi seseorang.
Menurutnya, pernyataan tanpa dasar yang jelas dapat merusak reputasi individu sekaligus menciptakan preseden buruk dalam kehidupan berbangsa.
Ferdinand juga mengingatkan bahwa jika pola tuduhan tanpa bukti dibiarkan, masyarakat dapat dengan mudah saling menuduh tanpa tanggung jawab.
Kondisi ini dinilai berbahaya karena berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan kepastian hukum di Indonesia.
Ia mendorong pihak yang merasa dirugikan untuk segera mengambil langkah hukum guna membersihkan nama baik.
Di sisi lain, ia juga meminta pihak yang menyampaikan tuduhan untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Menurut Ferdinand, penyelesaian melalui jalur hukum akan memberikan kejelasan sekaligus mencegah polemik berkepanjangan yang dapat merugikan banyak pihak.
“Jangan biarkan persoalan seperti ini berkembang liar. Kita harus mengedepankan hukum sebagai panglima,” tegasnya.
Ferdinand menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa menjaga ruang privasi dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah merupakan fondasi penting dalam sistem hukum Indonesia.(Red)

