MAKI Jatim dan Kejati Jatim Kompak Dorong Penegakan Hukum yang Adil dan Transparan

Kawanindonesia.web.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur bersama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menunjukkan komitmen yang sama dalam mendorong terwujudnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam sebuah kegiatan yang menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menjaga marwah lembaga serta memperkuat kepercayaan publik.


Kepala Seksi Penuntutan pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Yogi Andiawan Sagita, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada institusi Kejaksaan.


Menurut Yogi, kepercayaan publik merupakan amanah yang harus dijaga melalui profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap proses penanganan perkara.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kecintaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.

Kami memohon doa dan dukungan agar dalam menangani setiap perkara senantiasa diberikan keteguhan iman, profesionalitas, dan kemampuan menjaga integritas sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.


Yogi menegaskan, Kejati Jatim berkomitmen menjalankan setiap proses penegakan hukum secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menilai dukungan masyarakat menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua MAKI Jawa Timur, Heru, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya penegakan hukum di Jawa Timur.

Menurutnya, pengawasan publik menjadi bagian penting dalam memastikan hukum ditegakkan secara adil tanpa intervensi maupun kriminalisasi.


“Apa yang menjadi teriakan kita hari ini jangan sampai bertolak belakang dengan perilaku maupun kebijakan yang terjadi di Bumi Majapahit, Jawa Timur yang kita cintai.

Mari kita bersama-sama menjaga integritas penegakan hukum di Jawa Timur tanpa ada kriminalisasi,” tegas Heru.


Heru menilai kolaborasi antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum akan memperkuat upaya menciptakan sistem peradilan yang bersih, akuntabel, dan dipercaya masyarakat.

Ia juga berharap semangat menjaga integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam setiap kebijakan dan tindakan penegakan hukum.


Melalui komitmen bersama tersebut, MAKI Jawa Timur dan Kejati Jatim berharap penegakan hukum di Jawa Timur semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Kegiatan tersebut ditutup dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” sebagai simbol persatuan dan tekad bersama untuk menjaga integritas,

memperkuat penegakan hukum, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Indonesia.(Red)

Berita Terkait