Kawanindonesia.web id – Satres PPA PPO Polresta Sidoarjo Polda Jatim memberikan edukasi tentang bahaya dan pencegahan HIV/AIDS kepada para pelajar di Sidoarjo. Polisi menggelar kegiatan sosialisasi tersebut bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Polisi memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pengertian HIV/AIDS, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularannya.
Polisi juga mengajak para pelajar memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku berisiko.
Selain itu, kegiatan tersebut mendorong sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak agar tetap sehat dan memiliki pengetahuan yang benar mengenai kesehatan.
Kasat Res PPA PPO Polresta Sidoarjo Kompol Rohmawatilailah mengatakan, edukasi sejak bangku sekolah menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku berisiko.
Menurutnya, momentum Hari Anak Nasional menjadi kesempatan yang tepat bagi berbagai pihak untuk memberikan edukasi dan perhatian terhadap kesehatan anak dan remaja.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini tentang apa itu HIV/AIDS, bagaimana cara pencegahannya, serta membangun kepedulian agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab,” ujar Kompol Rohmawatilailah.
Ia menjelaskan, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus menyampaikan informasi kesehatan yang tepat kepada para siswa.
Karena itu, Kompol Rohmawatilailah mendorong kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua untuk memperkuat sinergi dalam memberikan edukasi yang sesuai kepada anak-anak dan remaja.
“Sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi yang tepat kepada anak,” katanya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh para pelajar dapat membantu mereka menjaga diri sekaligus menyebarkan informasi positif kepada teman dan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memahami pengertian HIV/AIDS, mengetahui dampak dan bahayanya, serta memiliki wawasan mengenai langkah-langkah pencegahan,” pungkasnya.(Maya)

