Liburan Sekolah Momentum Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

Kawanindonesia.web.id – Masa liburan sekolah dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk memperkuat peran orang tua dalam pendidikan anak.

Para pemerhati pendidikan menilai bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, melainkan terus berlangsung di lingkungan keluarga.


Pengamat pendidikan M. Isa Ansori menegaskan bahwa orang tua memainkan peran sentral dalam membentuk karakter anak selama liburan sekolah.

Ia mendorong keluarga untuk aktif membangun komunikasi, kedekatan emosional, serta pembiasaan nilai-nilai kehidupan sehari-hari.


Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola interaksi anak.

Karena itu, orang tua perlu mengambil kembali peran sebagai pendidik utama di rumah.


“Liburan sekolah harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan keluarga dan membangun karakter anak melalui aktivitas sederhana di rumah,” ujarnya.


Ia juga menilai kegiatan sederhana seperti memasak bersama, membersihkan rumah, berkunjung ke keluarga besar, hingga berdialog tanpa gangguan gawai mampu menumbuhkan nilai tanggung jawab, empati, dan kedisiplinan pada anak.


Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dibentuk di sekolah, tetapi terutama melalui keteladanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.


Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang mendorong keterlibatan orang tua selama masa liburan sekolah. Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat pendidikan berbasis keluarga.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan karakter yang dimulai dari rumah.


“Sekolah membentuk pengetahuan, tetapi keluarga membentuk karakter. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.


Ia berharap masyarakat memanfaatkan momentum liburan sekolah sebagai waktu untuk mempererat hubungan keluarga sekaligus membangun generasi yang berkarakter, beretika, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.(Geng)

Berita Terkait