Kawanindonesia.web.id– Diniyyah Al Azhar (DIAZ) Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Pada tahun 2026, sebanyak 11 lulusan DIAZ Jambi berhasil diterima untuk melanjutkan studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir melalui jalur cabang resmi Al Azhar As Syarif Mesir.
Keberhasilan tersebut menambah jumlah alumni DIAZ Jambi yang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Mesir menjadi 30 orang sejak program pengiriman mahasiswa melalui jalur cabang resmi dimulai pada tahun 2023.
Sebelas lulusan yang berhasil meraih kesempatan melanjutkan pendidikan ke Mesir tersebut adalah Chusnul Mubarok, M. Daud Rahman, M. Ilham Bumulo, Parel Reski Zali, Salsabila Insani J., Qory Mashitoh, Aulia Athifa Althafunnisa, Fasya Hat Rehan, Muhammad Zulfiqar, Muhammad Rafif, dan Zikri Juwandra.
Direktur Pendidikan DIAZ Jambi, Ustadz H. M. Hafizh El Yusufi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian para lulusan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu merupakan manfaat nyata dari status DIAZ sebagai cabang resmi Al Azhar Mesir yang telah diperoleh sejak tahun 2019.
“Ini menjadi salah satu keuntungan yang didapatkan siswa kami setelah Diniyyah Al Azhar memperoleh sertifikasi sebagai cabang resmi Al Azhar Mesir.
Alhamdulillah, setiap tahun semakin banyak lulusan yang mendapatkan kesempatan melanjutkan studi ke sana,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Ustadz Hafizh menjelaskan, sebagai cabang resmi Al Azhar Mesir, DIAZ menerapkan standar pendidikan yang mengacu pada sistem pendidikan Al Azhar.
Mulai dari kurikulum, materi pembelajaran, pendidikan agama Islam, Bahasa Arab, Al-Qur’an, hingga sistem ujian akhir diselenggarakan sesuai ketentuan Al Azhar.
Selain itu, para lulusan DIAZ juga memperoleh ijazah resmi Al Azhar Mesir yang menjadi syarat utama untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar tanpa harus mengikuti tes tambahan.
“Anak-anak kami menggunakan ijazah resmi Al Azhar Mesir untuk mendaftar kuliah. Mereka tidak perlu mengikuti tes masuk lagi dan tidak perlu melalui proses pendaftaran khusus ke Kementerian Agama.
Jalur ini memberikan kemudahan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke Al Azhar Kairo,” jelasnya.
DIAZ Jambi hingga saat ini menjadi satu-satunya lembaga pendidikan di Provinsi Jambi yang menyandang status sebagai cabang resmi Al Azhar Mesir.
Status tersebut menjadikan DIAZ memiliki keunggulan dalam mencetak lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke pusat keilmuan Islam dunia.
Menurut Ustadz Hafizh, tahun 2026 menjadi tahun keempat secara berturut-turut DIAZ mengirimkan lulusannya ke Universitas Al Azhar Mesir.
Hal itu menunjukkan konsistensi lembaga dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang pendidikan internasional bagi para siswa.
Ia berharap seluruh lulusan yang akan berangkat ke Mesir dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam ilmu pengetahuan, memperkuat karakter, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.
“Kami ingin mereka menjadi pribadi yang sukses di berbagai bidang. Mereka bisa menjadi diplomat, pengusaha, dosen, aparatur sipil negara, maupun profesi lainnya.
Namun yang paling penting, mereka tetap menjadi dai yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui profesi yang dijalankan,” tuturnya.
Keberhasilan 11 lulusan DIAZ Jambi menembus Universitas Al Azhar Mesir semakin memperkuat reputasi lembaga tersebut sebagai institusi pendidikan Islam unggulan yang konsisten mencetak generasi berprestasi dan berwawasan global.(Kontributor

