Keterangan foto:Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memimpin Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo.
Kawanindonesia.id– Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M. memimpin kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung di Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Rabu (4/3/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan umat di bulan suci Ramadan.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung secara rutin menggelar Safari Ramadan sebagai sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah
serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur perwakilan Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD),
Forkopimcam Kecamatan Karangrejo, para camat se-Kabupaten Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat
untuk meningkatkan kesabaran, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat persaudaraan
serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat iman dan meningkatkan kepedulian kepada sesama.
Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah
untuk membangun komunikasi yang harmonis dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat
dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius.
Kegiatan Safari Ramadan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Acara ditutup dengan tausiyah keagamaan serta pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.(Sis)
