Kawanindonesia.web.id — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meminta Kelurahan Bangsal mengoptimalkan berbagai potensi wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Vinanda menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel pagi di Kantor Kelurahan Bangsal, Senin (28/9/2026).
Ia menyoroti sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, terutama fasilitas olahraga dan kegiatan urban farming.
“Kelurahan Bangsal ini luar biasa. Fasilitas olahraga ini bisa dikembangkan untuk mewadahi masyarakat,” ujar Vinanda.
Menurutnya, Kelurahan Bangsal memiliki fasilitas olahraga seperti lapangan bulu tangkis, voli, dan sepak bola.
Ia meminta pemerintah kelurahan menjaga serta merevitalisasi fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk oleh masyarakat dari kelurahan lain
Selain fasilitas olahraga, Vinanda juga melihat potensi urban farming di Kelurahan Bangsal.
Dalam kunjungannya, ia turut mengikuti panen hasil urban farming.
Vinanda mengatakan hasil panen sayuran dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, termasuk warga yang masuk desil 1 hingga desil 5.
“Sayur-mayur hasil urban farming dari kelurahan ini juga bisa menunjang kebutuhan pangan masyarakat,” tuturnya.
Vinanda juga meminta lurah aktif berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar pengembangan fasilitas dan potensi kelurahan berjalan optimal.
Pembangunan Melalui Program Merata Pengembangan potensi Kelurahan Bangsal menjadi bagian dari pelaksanaan Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan atau Program Merata.
Pemerintah Kota Kediri menjalankan program tersebut untuk memastikan pembangunan menjangkau tingkat kelurahan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Vinanda meminta jajaran pemerintah daerah segera menjalankan program yang telah memiliki anggaran serta melakukan koordinasi apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaannya.
“Program Merata ini kita susun agar pembangunan yang ada di setiap kelurahan bisa dirasakan masyarakat.
Saya minta masyarakat memahami program ini dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan yang direncanakan,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar seluruh pembangunan memperhatikan kualitas sarana dan prasarana serta mematuhi ketentuan yang berlaku.
OPD, camat, dan lurah harus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai aturan dan melibatkan masyarakat berdasarkan kompetensinya.
“Program Merata harus dilaksanakan sesuai aturan. Jangan sampai ada penafsiran sendiri yang bertentangan dengan ketentuan. Masyarakat juga kita libatkan sesuai kompetensinya,” jelas Vinanda.
Usai memimpin apel, Vinanda menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris.Saiful Anip menerima Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Sementara Budi Santoso menerima Santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.
Adapun Edi Wahono menerima Santunan Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari,
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kediri Suriyadi, jajaran kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Kediri, serta sejumlah pegawai kelurahan.(Duha)
