Yonif TP di Juwangi Diharapkan Dorong Pertahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kawanindonesia.web.id– Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Kehadiran satuan baru TNI AD tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., terus mengawal proses persiapan pembangunan Yonif TP melalui koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait,

termasuk Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa yang berada di wilayah Juwangi.

Dalam kunjungan kerja ke KPH Telawa, Dandim bersama jajaran Perhutani membahas berbagai langkah strategis guna mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Mereka menyoroti kesiapan lahan, tahapan teknis pembangunan, hingga rencana penempatan pasukan pertama yang diperkirakan mencapai 400 prajurit.

Dandim Boyolali menegaskan bahwa pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari program strategis yang bertujuan memperkuat pertahanan negara sekaligus mendukung pembangunan wilayah.

“Kami akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan sesuai aturan dan target yang telah ditetapkan.

Kehadiran Yonif TP nantinya diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan daerah,” ujar Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro.

Selain memperkuat pertahanan, pembangunan Yonif TP diyakini akan membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

Aktivitas ribuan personel TNI beserta keluarga yang nantinya berada di wilayah tersebut berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Pelaku usaha kecil, pedagang, penyedia jasa, hingga sektor perumahan diperkirakan akan merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi di Kecamatan Juwangi.

Kehadiran satuan baru juga berpotensi membuka peluang kerja dan mendorong berkembangnya usaha masyarakat setempat.

Administratur Perhutani KPH Telawa, Heri Nur Affandi, menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan Yonif TP.

Ia menilai sinergi antara Perhutani dan TNI menjadi langkah positif dalam mendukung program strategis nasional yang tetap memperhatikan tata kelola kawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung program ini karena memiliki manfaat besar bagi kepentingan negara dan masyarakat.

Koordinasi yang baik akan membantu mempercepat proses pembangunan sesuai aturan,” katanya.

Masyarakat Juwangi juga menyambut positif rencana pembangunan Yonif TP.

Mereka berharap kehadiran satuan tersebut dapat meningkatkan keamanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di kawasan yang selama ini dikenal sebagai daerah penyangga.

Dengan terus dimatangkannya berbagai persiapan, pembangunan Yonif TP di Juwangi diharapkan segera memasuki tahap pelaksanaan.

Pemerintah, TNI, dan Perhutani optimistis proyek tersebut akan menjadi salah satu penggerak kemajuan wilayah sekaligus memperkuat pertahanan nasional di Kabupaten Boyolali.(Red)

Berita Terkait