Kawanindonesia.web.id — Sahabat korban mengungkap sosok Ustazah H yang menjadi korban pembunuhan di kawasan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.
Korban dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras, ramah, dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Sahabat dekat korban, Riska Amalia, menyampaikan bahwa almarhumah menjalani aktivitas harian yang padat tanpa pernah mengeluh.
Ia menuturkan korban mengajar pada pagi hari, kemudian melanjutkan pekerjaan di sebuah toko aksesoris di Martapura pada siang hingga malam hari.
“Beliau bekerja dari siang sampai malam setelah mengajar di pagi hari,” ujar Riska, Selasa (05/05/2026).
Riska menjelaskan, korban selalu menjalankan rutinitasnya dengan penuh semangat. Ia menilai korban mampu membagi waktu antara pekerjaan dan kegiatan mengajar dengan baik.
“Beliau sangat disiplin dan tidak pernah mengeluh meski aktivitasnya padat,” katanya.
Selain itu, Riska mengungkapkan korban aktif dalam kegiatan keagamaan sejak masa sekolah.
Ia menyebut korban sering mengajak teman-temannya menghadiri majelis dan kegiatan pengajian.
“Beliau paling semangat mengajak teman ke majelis dan belajar agama,” ungkapnya.
Riska juga mengenang momen terakhir bersama korban sebelum peristiwa terjadi.
Ia menyebut korban sempat memberikan hadiah ulang tahun lebih awal sebagai bentuk perhatian kepada sahabatnya.
“Beberapa hari sebelum kejadian, beliau sempat memberikan kado ulang tahun meski masih jauh harinya,” tuturnya.
Menurut Riska, korban dikenal sebagai sosok yang ceria dan mudah bergaul di lingkungan kerja maupun pertemanan.
Ia menegaskan korban tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain.
“Beliau orangnya baik, ceria, dan tidak pernah punya masalah dengan siapa pun,” pungkasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kasus pembunuhan tersebut.(Herman)

