Kawanindonesia.web.id – Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kawasan Pasar Sentir, Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, memicu polemik di tengah masyarakat setelah muncul dugaan penggusuran terhadap lima keluarga warga setempat.(27/04/26)
Pemerintah desa bersama pihak terkait sebelumnya menetapkan lokasi pembangunan KDMP di area Pasar Sentir yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Keputusan tersebut kemudian berdampak langsung terhadap sejumlah warga yang tinggal dan berusaha di ruko kawasan pasar tersebut.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa lima keluarga terdampak penggusuran dan hingga kini belum mendapatkan kejelasan terkait kompensasi maupun relokasi.
Kondisi ini memicu perhatian publik karena menyangkut keberlangsungan hidup warga yang terdampak langsung proyek pembangunan tersebut.
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI Jawa Timur) merespons laporan tersebut dengan menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.
MAKI Jatim menilai pemerintah desa perlu memberikan penjelasan terbuka terkait proses pengambilan keputusan lokasi pembangunan serta penanganan warga terdampak.
Ketua MAKI Jatim, Heru MAKI, menegaskan pihaknya akan menempuh langkah hukum jika menemukan indikasi pelanggaran dalam proses penggusuran maupun komitmen kompensasi yang belum terpenuhi.
Ia juga menyatakan tim hukum MAKI akan mengumpulkan data dan keterangan dari warga terdampak.
MAKI Jatim menilai pembangunan desa harus berjalan seimbang dengan perlindungan hak masyarakat.
Mereka menekankan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan warga yang telah lama beraktivitas di lokasi yang kini digunakan untuk proyek KDMP.
Sementara itu, Laskar Jahanam Jember juga menyatakan siap mengawal nasib lima keluarga terdampak dan membantu proses pendampingan di lapangan.
Kedua pihak kini terus melakukan pendataan untuk memastikan seluruh warga terdampak memperoleh kejelasan hukum dan sosial.
MAKI Jatim menegaskan akan melayangkan langkah hukum jika pemerintah desa dan pihak terkait tidak segera memberikan penyelesaian yang jelas terhadap persoalan tersebut.
Hingga kini, polemik proyek KDMP Pasar Sentir Jember masih menjadi sorotan publik di tingkat lokal.(Red)

