Pemkab Sidoarjo Bersama Pemerintah Pusat Kawal Pembangunan Kembali Ponpes Al-Khoziny

Kawanindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama pemerintah pusat terus mengawal pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran agar selesai sesuai target dan memenuhi standar keselamatan.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung progres pembangunan didampingi Bupati Sidoarjo H. Subandi.


Peninjauan tersebut dihadiri jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah Kementerian Agama,

Forkopimda Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, serta pengurus Yayasan dan Dewan Pengasuh Ponpes Al-Khoziny.


Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam membangun kembali Ponpes Al-Khoziny.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan keagamaan sekaligus menjamin keselamatan para santri.


“Pemkab Sidoarjo mendukung penuh pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny. Kami ingin para santri dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang aman, nyaman, serta memiliki fasilitas yang memadai,” ujar Subandi.


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mengawal setiap tahapan pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.


“Kami akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama pemerintah pusat agar pembangunan selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh para santri,” tambahnya.


Sementara itu, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pembangunan Ponpes Al-Khoziny terus menunjukkan perkembangan positif.

Proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar sekitar Rp122 miliar itu telah mencapai progres lebih dari 50 persen.


AHY menjelaskan, pembangunan meliputi tiga fasilitas utama, yaitu asrama santri berkapasitas sekitar 830 hingga 850 orang, masjid empat lantai yang mampu menampung sekitar 1.200 jamaah,

“serta gedung pendidikan yang terdiri atas sejumlah ruang kelas dengan kapasitas sekitar 30 santri di setiap kelas.


Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan agar seluruh fasilitas memenuhi standar keamanan dan dapat digunakan dalam jangka panjang.


“Saya meminta seluruh proses pembangunan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Semua pekerjaan harus memenuhi standar kualitas dan keselamatan sehingga memberikan manfaat maksimal bagi para santri dan masyarakat,” tegas AHY.


Pemerintah juga melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, kontraktor pelaksana, dan tim konsultan dalam melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pembangunan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan.


Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny diharapkan segera rampung sehingga para santri dapat kembali menjalani proses belajar mengajar di lingkungan yang lebih representatif,

aman, dan nyaman. Kehadiran fasilitas baru tersebut juga diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.(Maya)

Berita Terkait