KH Zulfikar Hajar Serukan Persatuan Lintas Suku dan Agama di Sumatera Utara

Kawanindonesia.web.id – Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, KH Zulfikar Hajar, Lc., mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumatera Utara untuk terus memperkuat persatuan dan persaudaraan lintas suku maupun agama demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.


Ajakan tersebut disampaikan KH Zulfikar Hajar saat memberikan pernyataan di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, Jalan Ngalengko Nomor 13, Medan Kota, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026).


Dalam pesannya, KH Zulfikar Hajar menegaskan bahwa Sumatera Utara merupakan daerah yang dianugerahi keberagaman suku, budaya, dan agama.

Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan karunia Allah SWT yang harus dijaga bersama melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan persatuan.


“Sumatera Utara adalah tanah yang berkah, negeri yang dianugerahi Allah SWT dengan keberagaman suku, budaya, dan agama.

Keberagaman ini adalah sunnatullah yang harus kita jaga bersama dengan penuh rasa syukur,” ujarnya.


Ia menjelaskan, Islam mengajarkan pentingnya menciptakan kedamaian dan rasa aman sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, menjaga situasi keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan maupun pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


KH Zulfikar Hajar mengajak masyarakat memperkuat tiga bentuk persaudaraan, yakni Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim, Ukhuwah Wathaniyah atau persaudaraan sesama anak bangsa, serta Ukhuwah Basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.


Menurutnya, perbedaan pandangan politik, suku, maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan yang telah terjalin di tengah masyarakat Sumatera Utara.


Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diminta menerapkan prinsip tabayyun atau melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.


KH Zulfikar Hajar juga mengimbau masyarakat menjauhi fitnah, ghibah, berita bohong (hoaks), serta ujaran kebencian yang dapat memicu konflik dan mengganggu kerukunan.


Ia turut mengajak masyarakat memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan.

Menurutnya, masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui mekanisme yang santun dan sesuai ketentuan hukum.


“Kita harus bersama-sama menjadikan Sumatera Utara sebagai rumah yang aman, teduh, damai, dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan suku maupun agama,” katanya.


Di akhir pesannya, KH Zulfikar Hajar berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga semangat persaudaraan dan gotong royong sebagai modal utama membangun Sumatera Utara yang harmonis, aman, dan sejahtera.


Ia juga memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi masyarakat Sumatera Utara serta meridai setiap ikhtiar dalam menjaga persatuan dan kerukunan di daerah tersebut.(Rizky)

Berita Terkait