Kawanidonesia.web.id– Kebijakan penetapan pangkat lulusan Diploma 3 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Universitas Pertahanan Republik Indonesia) menjadi prajurit TNI berpangkat Sersan Dua (Serda) menuai sorotan dan dipersoalkan oleh sejumlah orang tua kadet.
Para orang tua menilai kebijakan tersebut tidak sebanding dengan lama pendidikan yang telah dijalani para kadet selama tiga tahun di lingkungan pendidikan berbasis asrama dan semi-militer.
Salah satu orang tua kadet, UN asal Surabaya, menyampaikan kekecewaannya karena putra-putri mereka menjalani proses pendidikan panjang dengan disiplin ketat,
namun menerima pangkat yang dinilai setara dengan lulusan pendidikan singkat Bintara TNI.
“Kami melihat ada ketidakseimbangan. Anak kami sudah menjalani pendidikan tiga tahun, tetapi hasil akhirnya disamakan dengan pendidikan singkat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Selama masa pendidikan, para kadet mengikuti pembelajaran akademik vokasi serta pelatihan dasar militer.
Negara juga menanggung seluruh biaya pendidikan melalui skema beasiswa dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, termasuk biaya asrama, konsumsi, dan perlengkapan.
Data yang beredar menunjukkan bahwa negara mengalokasikan anggaran besar untuk program pendidikan tersebut, yang mencapai ratusan juta rupiah per kadet selama tiga tahun.
Kondisi ini kemudian memunculkan perdebatan di kalangan publik terkait kesetaraan antara lulusan D3 Unhan RI dan lulusan Bintara TNI reguler yang hanya menjalani pendidikan singkat sekitar lima hingga enam bulan.
Sejumlah pengamat menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi agar sejalan dengan prinsip keadilan dan kompetensi.
Mereka merujuk pada ketentuan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang menekankan bahwa pangkat harus didasarkan pada kualifikasi dan kemampuan.
“Publik mempertanyakan kesetaraan antara durasi pendidikan tiga tahun dengan pendidikan singkat dalam penentuan pangkat,” ujar salah satu pengamat.
Para orang tua kadet kini meminta pemerintah dan Kementerian Pertahanan
untuk meninjau ulang skema penempatan karier lulusan Unhan RI
agar lebih proporsional dan mencerminkan nilai pendidikan yang telah dijalani.(,Rizky)

