Jacob Ereste Soroti Pelayanan Fasilitas Publik yang Dinilai Masih Setengah Hati

Kawanindonesia web.id – Pengamat sosial dan penulis Jacob Ereste menyoroti kualitas pelayanan fasilitas publik yang menurutnya masih belum maksimal.

Dalam pandangannya, pemerintah perlu melakukan pembenahan secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh layanan publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan yang bersifat sementara.

Melalui pernyataan tertulis yang diterima pada Sabtu (4/7/2026), Jacob Ereste menilai pola perbaikan infrastruktur yang dilakukan secara tambal sulam tidak mampu memberikan manfaat jangka panjang.

Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti ban kendaraan yang sudah terlalu sering ditambal sehingga lebih layak diganti daripada terus diperbaiki.

Menurut Jacob, kondisi serupa masih terlihat pada sejumlah fasilitas umum, termasuk infrastruktur jalan yang dinilainya belum memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna.

Ia mencontohkan beberapa ruas jalan yang kerap mengalami kerusakan berulang sehingga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Jacob berpendapat bahwa pembangunan infrastruktur semestinya berorientasi pada kualitas dan keselamatan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa anggaran pembangunan berasal dari uang negara yang bersumber dari kontribusi masyarakat, sehingga penggunaannya harus memberikan manfaat secara maksimal.

Selain mengkritisi pembangunan fisik, Jacob juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap berbagai program pelayanan publik.

Menurutnya, pengawasan yang efektif diperlukan agar pelaksanaan program pemerintah tepat sasaran dan tidak membuka peluang terjadinya penyimpangan.

Ia juga menilai pelayanan publik yang optimal harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang konsisten.

Dalam pandangannya, pemerintah perlu menunjukkan komitmen yang kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat agar kepercayaan publik terus meningkat.

Meski menyampaikan berbagai kritik, Jacob mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagaimana hasil sejumlah survei yang telah dipublikasikan.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum yang profesional.

Jacob menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bertujuan mendorong perbaikan tata kelola pelayanan publik.

Ia berharap pemerintah dapat meninggalkan pola pembangunan yang hanya bersifat sementara dan lebih mengedepankan pembangunan yang berkualitas, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait