Demi Kedaulatan Ekonomi, Jacob Ereste Minta Rakyat Dilibatkan dalam Pembangunan

Kawanindonesia.web.id– Pengamat sosial dan penulis nasional, Jacob Ereste, menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah tidak akan mencapai hasil maksimal apabila rakyat hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat tanpa dilibatkan sebagai pelaku utama pembangunan.


Pernyataan tersebut disampaikan Jacob Ereste saat menanggapi arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi nasional berdasarkan amanat Pasal 33 UUD 1945.


Jacob menilai pemerintah perlu membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat agar setiap program pembangunan mendapat dukungan sekaligus pengawasan dari publik.

Dengan cara itu, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.


“Keterlibatan rakyat tidak hanya penting untuk mendukung program pemerintah, tetapi juga untuk menjaga agar pelaksanaannya tetap berada pada jalur yang benar sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Jacob dalam keterangannya, Jumat (23/5/2026).


Ia menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi Indonesia,

termasuk praktik tambang ilegal dan penyelundupan sumber daya alam yang selama ini merugikan negara.

Menurutnya, upaya pemerintah memberantas mafia ekonomi harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.


Jacob juga menekankan peran strategis media massa dalam mengawal pembangunan nasional.

Ia menilai media dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat melalui penyebaran informasi yang akurat mengenai berbagai program pembangunan.


Namun demikian, ia mengingatkan bahwa akses informasi dari sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah masih perlu ditingkatkan.

Keterbukaan informasi dinilai menjadi faktor penting agar masyarakat memahami tujuan serta manfaat program yang dijalankan pemerintah.


“Jika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan mudah diakses, mereka akan lebih mudah memahami, mendukung, bahkan ikut mengawasi jalannya program pemerintah,” katanya.


Lebih lanjut, Jacob mendukung terbentuknya forum kolaborasi antara pemerintah dan media guna memperkuat arus informasi kepada publik.

Menurutnya, sinergi tersebut dapat membantu pemerintah menyosialisasikan program secara lebih luas sekaligus mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus media digital.


Ia juga menilai sejumlah program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat,

hingga program swasembada pangan, membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat.


Menurut Jacob, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh tingkat keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil peran dalam mendukung agenda pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


“Demi mewujudkan kedaulatan ekonomi yang kuat, rakyat harus menjadi bagian penting dari proses pembangunan.

Ketika masyarakat terlibat, pembangunan akan berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” tegasnya.


Jacob berharap semangat ekonomi kerakyatan yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945 dapat menjadi landasan bagi seluruh kebijakan ekonomi nasional,

sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan sosial dapat tercapai.(Kontributor banten yacob)

Berita Terkait