Ribuan Warga Boyolali Nobar Final Piala Dunia 2026, Dandim: Sepak Bola Satukan Semua Kalangan

Kawanindonesia.web.id – Ribuan warga memadati kawasan Monumen Susu Murni, Kabupaten Boyolali, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Spanyol melawan Argentina, Senin (20/7/2026).

Kegiatan bertajuk “Pesta Bola Dunia 2026” ini berlangsung meriah dan dihadiri Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali.

Sejak pertandingan dimulai, ribuan penonton memenuhi area nobar dengan penuh antusias. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema setiap kali kedua tim menampilkan permainan terbaiknya.

Meski berlangsung penuh semangat, masyarakat tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan menjunjung tinggi sportivitas selama acara berlangsung.

Panitia menghadirkan layar lebar dengan sistem tata suara berkualitas sehingga masyarakat dapat menikmati atmosfer pertandingan layaknya berada di stadion.

Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik yang semakin menambah semarak suasana nobar.

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.

Bazar UMKM yang digelar di sekitar lokasi dipadati pengunjung yang membeli aneka kuliner khas Boyolali serta berbagai produk unggulan daerah.

Kehadiran bazar tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan omzet sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin mengatakan bahwa kegiatan nobar menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Sepak bola adalah olahraga yang mampu menyatukan semua kalangan tanpa memandang latar belakang maupun perbedaan.

Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat persatuan dan sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, suasana penuh keakraban yang tercipta selama kegiatan menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antar masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan warga.

Menurutnya, semangat persatuan yang lahir dari kegiatan seperti ini diharapkan terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat bersama pemerintah dan aparat keamanan dapat menjaga situasi Kabupaten Boyolali tetap aman, damai, dan kondusif.

Melalui kegiatan “Pesta Bola Dunia 2026”, Pemerintah Kabupaten Boyolali bersama Forkopimda berhasil menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya menyuguhkan hiburan,

“tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.Kemeriahan nobar Final Piala Dunia 2026 tersebut menjadi gambaran nyata bahwa sepak bola mampu menjadi perekat persaudaraan sekaligus membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat Boyolali.(Red)

Berita Terkait