Jacob Ereste Soroti Dampak Liberalisme terhadap Keadilan Sosial dan Gotong Royong

Kawanindonesia.web.id – Budayawan dan penulis Jacob Ereste menyoroti dampak penerapan paham liberalisme terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Menurutnya, dominasi nilai-nilai liberal yang menekankan kebebasan individu dan mekanisme pasar telah memengaruhi semangat gotong royong serta memperlebar kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya yang ditulis di Banten, Sabtu (11/7/2026), Jacob menjelaskan bahwa liberalisme dalam ranah politik mengedepankan kebebasan individu, sedangkan dalam bidang ekonomi lebih menitikberatkan pada mekanisme pasar bebas dengan peran negara yang terbatas.

Ia mengakui sistem tersebut mampu mendorong inovasi dan kreativitas karena setiap individu memiliki keleluasaan untuk mengembangkan ide, usaha, dan berbagai bentuk aktivitas ekonomi.

Namun, Jacob menilai penerapan sistem tersebut juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya ketimpangan ekonomi apabila negara tidak menjalankan fungsi perlindungan sosial secara optimal.

Menurut Jacob, pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, energi, air bersih, dan kebutuhan pokok masyarakat semestinya tetap menjadi perhatian utama negara.

Ia berpendapat bahwa orientasi pelayanan publik tidak seharusnya hanya mempertimbangkan aspek keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mengutamakan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.

Jacob juga menilai berkembangnya budaya individualisme telah mengurangi semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa nilai gotong royong dan kekeluargaan merupakan warisan budaya bangsa yang perlu dijaga di tengah perubahan sosial dan ekonomi.

Menurutnya, Pancasila memberikan fondasi yang kuat bagi kehidupan berbangsa karena mengedepankan keseimbangan antara hak individu dan kepentingan bersama.

Ia memandang nilai-nilai tersebut lebih sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan, musyawarah, dan solidaritas sosial.

Jacob turut menyoroti pentingnya pembinaan ideologi Pancasila yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga diwujudkan melalui keteladanan para pemimpin serta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Ia berharap implementasi nilai-nilai Pancasila dapat semakin memperkuat rasa keadilan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di berbagai sektor kehidupan.

Selain itu, Jacob menilai nilai-nilai kemanusiaan yang berkembang dalam konsep sosialisme humanis memiliki kesamaan dengan ajaran agama yang mendorong manusia untuk saling membantu, menghormati sesama,

menjaga lingkungan, serta menjalankan amanah sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

Melalui pandangannya tersebut, Jacob Ereste mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia berharap semangat gotong royong, keadilan sosial, dan kekeluargaan tetap menjadi karakter utama Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait