Jacob Ereste: Bedah Rumah Bangsa yang Bobrok Tak Bisa Ditunda Lagi

Kawanindonesia web.id – Budayawan dan penulis Jacob Ereste mengajak pemerintah untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap berbagai persoalan bangsa.

Menurutnya, kondisi ekonomi, penegakan hukum, dan kehidupan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini menunjukkan bahwa “bedah rumah” bangsa tidak bisa lagi ditunda.


Jacob menyampaikan pandangan tersebut melalui tulisannya berjudul Upaya Membedah Rumah yang Sudah Bobrok dan Bocor di Semua Tempat Memang Harus Dilakukan Presiden Sekarang Juga.

Ia menggunakan istilah “bedah rumah” sebagai metafora untuk menggambarkan perlunya reformasi mendasar dalam tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara.


Ia menilai tekanan ekonomi semakin dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil. Pedagang keliling, penjual makanan, hingga pedagang sayur, kata Jacob, mengalami penurunan omzet yang signifikan akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Kondisi tersebut memaksa banyak keluarga mengurangi pengeluaran demi memenuhi kebutuhan pokok.
Jacob juga menyoroti meningkatnya beban biaya hidup.

Menurutnya, kesulitan memperoleh gas elpiji, tingginya biaya listrik dan air, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya semakin memperberat kondisi masyarakat.

Situasi itu tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis masyarakat.


Selain persoalan ekonomi, Jacob mengingatkan pentingnya menjaga rasa aman di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap tindak kejahatan.

Ia menilai pemerintah perlu memperkuat perlindungan bagi masyarakat sekaligus membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi negara.


Di bidang hukum, Jacob menilai berbagai dinamika yang belakangan menjadi perhatian publik harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem penegakan hukum.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum yang adil, transparan, dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi semua pihak.


Jacob menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak cukup hanya melakukan perbaikan yang bersifat parsial.

Ia mendorong pemerintah untuk membenahi berbagai sektor secara menyeluruh agar fondasi negara semakin kuat menghadapi tantangan masa depan.


“Rumah yang sudah bobrok tidak cukup ditambal di sana-sini. Rumah itu harus dibedah agar kembali kokoh, aman, dan layak dihuni,” tulis Jacob dalam analoginya mengenai kondisi bangsa saat ini.


Ia berharap langkah pembenahan dapat segera diwujudkan demi mempersiapkan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Jacob, keberhasilan membangun bangsa bergantung pada keberanian melakukan perubahan sejak sekarang agar generasi mendatang dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat.


Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam bergaya berita nasional atau lebih netral dengan prinsip cover both sides.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait