Kawanindonesia.web.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali meraih pengakuan di tingkat nasional setelah memperoleh penghargaan pada ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja komunikasi publik yang dinilai mampu menerapkan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan melalui pemanfaatan media sosial.
Penghargaan Institusi dengan Kinerja Komunikasi DEI & ESG di Media Sosial Pilihan PR Indonesia untuk kategori Pemerintah Provinsi diserahkan dalam acara yang berlangsung di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menerima penghargaan tersebut mewakili Gubernur Jawa Timur.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun komunikasi publik yang informatif, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.
Melalui berbagai kanal media sosial resmi, Pemprov Jatim terus menyampaikan informasi pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai program pemerintah dengan mengedepankan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG).
Penetapan pemenang IDEAS 2026 sebelumnya diumumkan melalui surat resmi PR Indonesia Nomor 38/VII/MPI/XII/2026 tertanggal 3 Juli 2026.
Ajang tahunan tersebut memberikan penghargaan kepada institusi maupun individu yang dinilai berhasil menerapkan strategi komunikasi DEI dan ESG secara efektif sehingga menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.
Tahun ini, IDEAS mengusung tema “Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan.
” Tema tersebut menegaskan bahwa komunikasi memiliki peran penting dalam mengubah komitmen organisasi menjadi aksi nyata yang mampu menciptakan perubahan dan memperkuat kepercayaan publik.
Proses penilaian dilakukan melalui pemantauan kuantitatif oleh NoLimit yang dipadukan dengan analisis kualitatif tim PR Indonesia.
Penilaian mencakup sejumlah indikator, seperti kualitas strategi komunikasi, pemetaan pemangku kepentingan, kreativitas implementasi program, hingga kemampuan mengukur dampak komunikasi yang dihasilkan.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih penghargaan pada kategori Pemerintah Provinsi.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Pemprov Jatim sebagai salah satu pemerintah daerah yang konsisten memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang transparan, inklusif, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Founder dan CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, menegaskan bahwa komunikasi tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga membangun pemahaman, mendorong partisipasi masyarakat, dan memastikan setiap program keberlanjutan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan yang diraih Pemprov Jawa Timur diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik sekaligus memperkuat pelayanan informasi kepada masyarakat.
Dengan komunikasi yang efektif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan,
pemerintah dapat membangun kepercayaan publik serta mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih berkualitas di Jawa Timu.(Bagas)

