Kawanindonesia.web.id – Malaysia Highest Flower Exhibition 2026 tidak hanya menghadirkan keindahan ribuan bunga dan anggrek dari berbagai negara, tetapi juga membuktikan bahwa sebuah event berkualitas mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pameran bunga internasional yang berlangsung di Resort World Awana, Genting Highland, Malaysia, pada 3–10 Juni 2026 tersebut berhasil menarik perhatian peserta dan wisatawan dari berbagai negara.
Kehadiran ribuan pengunjung selama penyelenggaraan acara memberikan efek berantai terhadap sektor perhotelan, perdagangan, transportasi, hingga usaha mikro di kawasan wisata tersebut.
Ketua penyelenggara, Au Yong Kien Chung, menggandeng sejumlah pengusaha lokal untuk mendukung pelaksanaan pameran.
Kolaborasi antara dunia usaha dan penyelenggara membuat event ini mampu berlangsung secara profesional dengan fasilitas yang memadai bagi peserta internasional.
Panitia menyediakan tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel, konsumsi, hingga bantuan biaya pembuatan display bagi setiap peserta.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan penyelenggara dalam menghadirkan pameran berstandar internasional sekaligus menarik partisipasi dari berbagai negara.
Selain menjadi ajang kompetisi dan promosi industri florikultura, pameran ini juga berhasil meningkatkan aktivitas ekonomi di Genting Highland.
Tingkat hunian hotel mengalami lonjakan signifikan selama acara berlangsung.
Banyak hotel bahkan dilaporkan penuh oleh wisatawan yang datang untuk menyaksikan pameran maupun menikmati masa liburan.
Pakar ekowisata Malaysia, Prof.
Madya Dr. Manoar Mariapan, menilai penyelenggaraan event berskala internasional seperti Malaysia Highest Flower Exhibition memiliki manfaat ekonomi yang sangat besar bagi daerah tujuan wisata.
Menurutnya, promosi yang dilakukan secara intensif serta waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan musim liburan berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Genting Highland.
“Hotel-hotel penuh. Banyak yang bahkan menolak tamu karena kamar habis. Pusat perbelanjaan juga ramai. Inilah fungsi sebuah event yang mampu menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.
Lonjakan jumlah wisatawan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya pendapatan sektor perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, dan berbagai usaha jasa lainnya.
Aktivitas ekonomi yang tumbuh selama pameran berlangsung menunjukkan bahwa industri event dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam mendorong pembangunan daerah.
Malaysia juga memanfaatkan pameran ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun citra baru Genting Highland.
Jika selama ini kawasan tersebut identik dengan pusat hiburan dan perjudian,
pemerintah bersama pelaku usaha kini berupaya menjadikannya sebagai destinasi wisata bunga dan hortikultura bertaraf internasional.
Upaya tersebut terlihat dari komitmen penyelenggara untuk terus meningkatkan skala pameran pada tahun-tahun mendatang.
Genting Highland bahkan menargetkan menjadi tuan rumah forum East Asia-Pacific Orchid Conference (EPOC) pada 2028 dengan melibatkan sekitar 28 negara peserta.
Keberhasilan Malaysia Highest Flower Exhibition 2026 menjadi bukti bahwa event yang dikelola secara profesional mampu memberikan manfaat lebih dari sekadar hiburan.
Pameran ini tidak hanya mempertemukan pelaku industri florikultura dari berbagai negara, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru,
meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memperkuat daya saing daerah di tingkat internasional.
Melalui kolaborasi antara penyelenggara, pelaku usaha, dan sektor pariwisata,
Malaysia menunjukkan bahwa sebuah event berkualitas dapat menjadi penggerak ekonomi yang efektif sekaligus sarana promosi daerah yang berkelanjutan.(Geng)

