Kawanindonesia.web.id— Kodam II/Sriwijaya mendorong prajuritnya mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Selatan. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan Kompi Produksi Tahun Anggaran 2026, prajurit mendapat pembekalan untuk mendukung pengelolaan lahan dan mendampingi masyarakat di sektor pertanian.
Kodam II/Sriwijaya menutup kegiatan Bimtek tersebut di Salatin Hotel Palembang, Kamis (17/9/2026). Ketua Tim Pusat, Kolonel Inf Andi Triasmoro, S.Sos., M.Si., M.N.SS., memimpin langsung penutupan kegiatan yang diikuti personel Kompi Produksi.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain Pabandya Wanwil Sterdam II/Swj Letkol Inf Ahmad Apriandi, Pasi Wanwil Korem 044/Gapo Mayor Inf Sugeng Purwadi, Kasdim 0402/OKI, Danramil 418-01/Makrayu, serta Kapten Inf Maman Firmansyah sebagai anggota tim penilai dan pembina.
Selama Bimtek, para prajurit mempelajari berbagai aspek pengelolaan pertanian.
Materi mencakup pemetaan potensi lahan produktif, pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan), serta teknik pendampingan petani dari tahap produksi hingga pengelolaan hasil.
Pembekalan tersebut menggabungkan kedisiplinan dan kemampuan manajerial prajurit dengan pengetahuan serta teknologi pertanian. Dengan bekal itu, prajurit Kompi Produksi diharapkan mampu mendukung masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia.
Kolonel Inf Andi Triasmoro mengatakan pembentukan Kompi Produksi menjadi salah satu langkah TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat peran prajurit di tengah masyarakat.
“Prajurit tidak hanya dilatih untuk siap siaga memegang senjata, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui Kompi Produksi, prajurit TNI AD akan bekerja bahu-membahu bersama para petani lokal untuk mengoptimalkan setiap jengkal lahan potensial,” tegas Kolonel Andi Triasmoro.
Setelah mengikuti Bimtek, para peserta akan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh di wilayah tugas masing-masing. Mereka akan mendampingi kelompok tani, mendorong perluasan area tanam, serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian.
Kodam II/Sriwijaya berharap keterlibatan prajurit dalam sektor pertanian dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung stabilitas pasokan pangan dan perekonomian masyarakat di Sumatera Selatan.(Novi)
