Kawanindonesia.web.id— Mahasiswa Rakyat Corruption Watch (MARA CW) menyampaikan kritik tajam terhadap kualitas pelayanan Perumda Tirtanadi Sumatera Utara, Jumat (09/10/2026).
Direktur Eksekutif MARA CW, Hamdi Hasibuan, M.Sos, meminta manajemen segera memberikan solusi konkret terkait transparansi tagihan air, terutama yang berkaitan dengan kerusakan pipa dan kebocoran.
Jika tidak, pihaknya mengancam akan menggelar aksi damai lanjutan di kantor pusat perusahaan.
Hamdi menegaskan pelanggan berhak mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai setiap rincian tagihan yang mereka terima.
Saat ini, banyak pelanggan yang merasa dibebani biaya tambahan tanpa mengetahui dasar perhitungannya.
“Jangan hanya menuntut pelanggan untuk membayar tagihan, tetapi ketika masyarakat mempertanyakan dasar perhitungannya,
mereka juga harus mendapatkan jawaban yang jelas. Pelanggan berhak memperoleh informasi yang transparan dan pelayanan yang memuaskan,” ujar Hamdi.
MARA CW meminta seluruh jajaran Perumda Tirtanadi mulai dari petugas lapangan hingga pimpinan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan pengaduan pelanggan.
Tanpa perbaikan yang nyata, organisasi ini tidak menutup kemungkinan akan kembali mengumpulkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di kantor pusat.
“Jangan sampai kami harus kembali turun ke jalan untuk menggelar aksi damai jilid II. Kami ingin ada keterbukaan, evaluasi, dan solusi konkret atas persoalan yang dihadapi pelanggan.
Jangan biarkan masyarakat terus bertanya-tanya mengenai pelayanan dan tagihan yang harus mereka bayarkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Tirtanadi belum memberikan tanggapan resmi atas kritik dan tuntutan yang disampaikan MARA CW.(Riki)
