PT Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan Positif Arus Petikemas hingga Agustus 2026


Kawanindonesia.web.id— PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat pertumbuhan positif dalam kinerja operasional hingga Agustus 2026. Arus petikemas di terminal yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tersebut tumbuh 12,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Pertumbuhan itu menunjukkan aktivitas pelayanan petikemas di Terminal Teluk Lamong terus bergerak positif sepanjang 2026. Peningkatan arus petikemas juga menjadi salah satu indikator berkembangnya aktivitas logistik dan perdagangan melalui terminal tersebut.


Manajemen PT Terminal Teluk Lamong terus mengoptimalkan pelayanan operasional untuk menjaga kelancaran arus barang. Berbagai upaya dilakukan melalui peningkatan produktivitas, efisiensi proses bongkar muat, serta penguatan pelayanan kepada pengguna jasa.


Hingga Agustus 2026, kinerja operasional TTL mencatat perkembangan pada sejumlah indikator. Pertumbuhan arus petikemas sebesar 12,38 persen menjadi salah satu capaian yang menonjol dalam kinerja perusahaan.


Peningkatan tersebut juga sejalan dengan langkah TTL dalam memperkuat kapasitas dan kualitas layanan terminal. Perusahaan terus mendorong penerapan sistem operasional yang lebih efektif agar pelayanan kapal dan petikemas dapat berlangsung secara optimal.


Selain mengejar pertumbuhan operasional, TTL juga menempatkan aspek keselamatan, keamanan, dan efisiensi sebagai bagian penting dalam menjalankan kegiatan kepelabuhanan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang andal kepada pengguna jasa.


Kinerja positif hingga Agustus 2026 sekaligus memperlihatkan peran Terminal Teluk Lamong dalam mendukung kelancaran rantai logistik di wilayah Jawa Timur.

Dengan pertumbuhan arus petikemas tersebut, perusahaan terus menjaga momentum peningkatan kinerja hingga akhir 2026.


Manajemen TTL berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut melalui penguatan operasional dan peningkatan kualitas layanan.

Langkah itu diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang sekaligus memperkuat kontribusi Terminal Teluk Lamong terhadap ekosistem logistik nasional.(Red)


Berita Terkait