Polres Pasuruan Edukasi Pelajar tentang AI, Dorong Penggunaan Teknologi Secara Bijak

Kawanindonesia.web.id– Polres Pasuruan Polda Jawa Timur menggelar sosialisasi edukasi tentang Artificial Intelligence (AI) kepada pelajar.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membekali generasi muda agar mampu menggunakan teknologi kecerdasan buatan secara bijak dan bertanggung jawab.

Polres Pasuruan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) bersama Satbinmas dan Satlantas menyasar lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi AI.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, polisi ingin membantu pelajar memahami perkembangan AI yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara cerdas, produktif, dan tetap memperhatikan etika.

“Polres Pasuruan terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah dunia pendidikan serta berkontribusi dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter,

adaptif terhadap teknologi, dan bertanggung jawab dalam menggunakan kecerdasan buatan,” ujar Iptu Joko, Jumat (21/8/2026).

Polisi Tekankan Penggunaan AI secara Bertanggung JawabIptu Joko menekankan bahwa perkembangan teknologi harus berjalan seiring dengan peningkatan sikap kritis dan tanggung jawab penggunanya.

Polisi mengajak pelajar tidak sekadar menggunakan AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta batasan teknologi tersebut.

“Kami imbau kepada pelajar untuk bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, namun tetap berkarakter dalam setiap langkah,” tambah Iptu Joko.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan Polres Pasuruan memberikan edukasi mengenai Artificial Intelligence kepada para siswa di sejumlah sekolah, termasuk SMAMBA di Kabupaten Pasuruan.

Polisi mendorong pelajar memanfaatkan AI untuk mendukung kegiatan belajar, meningkatkan kreativitas, dan mengembangkan kemampuan diri.

Bekali Pelajar Hadapi Era DigitalSosialisasi tersebut juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang terus mengalami kemajuan.

Polres Pasuruan berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan literasi digital pelajar sehingga mereka mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan lebih siap.

Pelajar juga diingatkan untuk tetap menggunakan kemampuan berpikir kritis ketika memanfaatkan AI.

Teknologi dapat membantu proses belajar dan berkarya, tetapi pengguna tetap perlu memeriksa informasi serta mempertimbangkan dampak dari setiap penggunaannya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan berupaya membangun kesadaran generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan AI sebagai sarana positif tanpa mengabaikan nilai etika, tanggung jawab, dan karakter.(Red)

Berita Terkait