KawanIndonesia.web.id — Pembangunan jembatan beton sepanjang 6 meter di Dukuh Bunder (RT 11), Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Senin (10/8/2026), pengerjaan fisik konstruksi penghubung antarwilayah ini telah mencapai 47 persen.
Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses krusial yang menghubungkan warga Dukuh Bunder di Desa Kedungwaduk (Kecamatan Karangmalang) langsung menuju Dukuh Pengkok di Desa Pengkok (Kecamatan Kedawung), dengan estimasi penerima manfaat mencapai 100 KK atau sekitar 300 jiwa.
Progres Fisik dan Tahapan Konstruksi
Tim teknis di lapangan terus memacu pengerjaan secara bertahap guna memastikan kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan:
- Penyiapan Lahan (100%): Tahap awal yang mencakup pengukuran, pemasangan patok, serta pengerukan tanah menggunakan ekskavator telah tuntas sepenuhnya.
- Pembangunan Struktur (47%): Pengerjaan terkini difokuskan pada pemasangan fondasi sayap jembatan yang akan segera dilanjutkan dengan pembuatan dinding sayap * (wing wall)*.
“Pekerjaan dilaksanakan secara terukur dan bertahap. Setelah pengerjaan fondasi sayap rampung, kita akan langsung masuk ke tahap penyusunan dinding sayap jembatan,” terang pihak pelaksana teknis di lokasi kegiatan.
Dampak Ekonomi dan Mobilitas Warga
Keberadaan jembatan beton ini menjadi penantian panjang warga di dua kecamatan. Selain memangkas jarak tempuh antarwilayah, infrastruktur ini diharapkan mampu menggenjot efisiensi pengangkutan hasil pertanian dan mobilitas harian warga.
Dengan progres yang terus berjalan lancar, masyarakat setempat optimistis jembatan Kedungwaduk dapat segera rampung dan difungsikan sebagai sarana transportasi yang aman, kokoh, serta mendukung percepatan roda perekonomian daerah. (Ed/Red)

