Kawanindonesia.web.id — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan memasuki pekan terakhir pelaksanaan program.
Satgas dan warga berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan sebelum penutupan TMMD pada 13 Agustus 2026.
Mereka meningkatkan ritme pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.
Pada Sabtu (8/8/2026), semangat gotong royong terlihat di sejumlah lokasi kegiatan TMMD.
Personel Satgas bersama masyarakat mengerjakan berbagai sasaran fisik, mulai dari mengangkut material, menyiapkan adukan, hingga melakukan pengecoran.
Keterbatasan waktu tidak menyurutkan semangat para personel dan warga. Mereka memanfaatkan setiap waktu yang tersedia untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Warga Ikut Percepat Pembangunan
Masyarakat turut mengambil peran dalam pelaksanaan pembangunan. Warga secara sukarela membantu Satgas TMMD mengerjakan sasaran fisik yang berada di wilayah mereka.
Keterlibatan warga menunjukkan kuatnya semangat sengkuyung atau gotong royong dalam pelaksanaan TMMD. Masyarakat tidak hanya menerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pengerjaannya.
Salah seorang warga menyatakan keyakinannya bahwa seluruh sasaran pembangunan dapat selesai sesuai target sebelum penutupan.
“Kami yakin 100 persen selesai sebelum penutupan. Semua warga semangat membantu, karena pembangunan ini nantinya juga untuk kepentingan dan kemajuan desa kami,” ujarnya.
Satgas Tingkatkan Ritme Pekerjaan
Memasuki hitungan hari menjelang penutupan, Satgas TMMD terus meningkatkan koordinasi dan pembagian pekerjaan di lapangan.
Personel mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk mengejar target penyelesaian.
Satgas juga tetap memperhatikan kualitas pekerjaan. Mereka tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi memastikan setiap sasaran pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat tersebut mendapat dukungan dari warga yang terus membantu berbagai pekerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan sasaran TMMD.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik.
Program tersebut juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan gotong royong.
Satgas dan warga bekerja bersama untuk menyelesaikan pembangunan yang nantinya dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Optimisme menyelesaikan seluruh sasaran sebelum penutupan pun terus menguat. Dengan dukungan masyarakat dan kerja keras Satgas, pembangunan diharapkan mencapai target 100 persen tepat waktu.
Menjelang penutupan pada 13 Agustus 2026, Satgas dan warga terus bergerak mengejar target.
Mereka menjadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan untuk menghadirkan hasil pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Red)

