Kawanindonesia.web.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar melalui program Cerdas Digital bertema “Navigasi Digital: Cara Pintar Menjelajahi Internet Tanpa Tersesat”.
Kegiatan yang digelar di Kampus Malang Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Senin (3/8/2026), diikuti 100 siswa dan guru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang secara luring serta pelajar Sekolah Rakyat se-Jawa Timur secara daring.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan penguatan literasi digital menjadi langkah penting untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan di ruang siber.
Menurutnya, tingginya penggunaan internet di kalangan pelajar harus diimbangi dengan kemampuan memahami risiko digital dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Sherlita juga mengapresiasi prestasi SMK Telkom Malang yang berhasil mengharumkan nama Jawa Timur pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2026 di bidang Cyber Security.
“Saya menyampaikan selamat dan sukses karena kemarin pada saat LKS Nasional di Jakarta, Jawa Timur meraih peringkat satu untuk Cyber Security dan siswanya merupakan perwakilan dari SMK Telkom Malang,” ujarnya.Sherlita menjelaskan,
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong terciptanya ruang digital yang aman bagi anak-anak melalui program Perisai Anak (Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital) dengan tagline Tumbuh Aman di Ruang Digital.
Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sekolah dan dunia pendidikan.
“Karenanya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggagas Perisai Anak yang punya tagline Tumbuh Aman di Ruang Digital.
Kegiatan kita pada pagi hari ini adalah bagian dari literasi perlindungan anak yang kita lakukan bersama semua stakeholder, termasuk Sekolah Rakyat dan SMK Telkom,” jelasnya.Kepala SRMA 22 Kota Malang, Rahmah Dwi Norwita, menyambut baik pelaksanaan program Cerdas Digital.
Ia menilai kegiatan tersebut mampu membentuk karakter pelajar agar lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Rahmah juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di internet tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Sebelum kita percaya, seharusnya kita cek dulu,Sebelum membagikan berita apa pun jangan langsung di-share, tetapi dipikirkan terlebih dahulu atau istilahnya tabayyun dulu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Achmad Fadlil Chusni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran keamanan digital di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini diberikan sebagai media edukasi dan peningkatan kesadaran generasi muda, khususnya siswa dan guru di Sekolah Rakyat mengenai penggunaan teknologi digital yang aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Wakil Kepala SMK Telkom Malang Bidang Hubungan Industri dan Komunikasi, Qodri Akbar Wajdi, memberikan pembekalan mengenai ancaman siber, perlindungan data pribadi, pentingnya menjaga jejak digital, serta cara menggunakan internet secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui program Cerdas Digital, Kominfo Jawa Timur berharap para pelajar semakin memahami pentingnya literasi digital, mampu melindungi data pribadi, serta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Program ini juga diharapkan mendukung terciptanya ekosistem digital yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing di kalangan generasi muda Jawa Timur .(Bagas)

