Kawanindonesia.web.id— Semangat gotong royong warga turut mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta di Kampung Blangkon RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.
Tidak hanya anggota Satgas TMMD, organisasi masyarakat, dan kaum pria yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Para ibu-ibu warga sekitar juga aktif memberikan dukungan untuk membantu kelancaran pembangunan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD.
Para ibu membantu sesuai kemampuan masing-masing. Sebagian warga menyiapkan berbagai kebutuhan di lokasi pekerjaan, sementara ibu-ibu lainnya bergantian memasak makanan di dapur umum TMMD untuk para Satgas dan warga yang terlibat dalam kegiatan.
Mereka menyiapkan hidangan untuk sarapan pagi dan makan siang secara bergiliran. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat ikut mengambil peran dalam menyukseskan program pembangunan di wilayah mereka.Keterlibatan ibu-ibu juga menghadirkan suasana kekeluargaan di tengah pelaksanaan TMMD.
Interaksi antara warga dan anggota Satgas semakin mempererat hubungan serta membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Salah seorang warga, Suharti (46), mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan TMMD.
Ia bersama warga lainnya memasak secara bergiliran berdasarkan jadwal yang telah disepakati setiap RT.
“Kami sangat senang bisa ikut membantu. Meskipun tidak ikut mengangkat material, kami bisa memasak dan membawa makanan untuk bapak-bapak yang bekerja di lokasi.
Anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga sendiri bagi kami,” tutur Suharti.
Menurut Suharti, pembangunan infrastruktur melalui program TMMD akan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, warga merasa terpanggil untuk memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Sementara itu, Danramil 03 Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., mengatakan pelaksanaan TMMD menunjukkan bahwa masyarakat dan TNI dapat bekerja bersama dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan wilayah merupakan tanggung jawab bersama.
Tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan TMMD.
Semangat warga yang ikut membantu berbagai kebutuhan di lapangan menunjukkan adanya rasa memiliki terhadap program pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka.
Dari dapur umum hingga lokasi pekerjaan, para ibu turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Mereka menyiapkan makanan dan memberikan dukungan moral kepada anggota Satgas serta warga yang bekerja menyelesaikan sasaran fisik TMMD.
Keterlibatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam proses mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
Melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga Kelurahan Serengan dalam jangka panjang.(Red)

