Koperasi Desa Merah Putih Boyolali Siap Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kawanindonesia.web.id– Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Boyolali terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu program yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Dukungan penuh dari pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Komitmen tersebut terlihat saat Paban VII Sterad Kolonel Inf Hipni Maulana bersama Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han.,

Dan Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro meninjau operasional KDKMP di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jumat (12/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 25 titik KDKMP telah beroperasi di wilayah Kabupaten Boyolali.

Selain itu, terdapat 53 titik lainnya yang siap diaktifkan setelah menyelesaikan proses penilaian dari Agrinas.

Menurutnya, keberadaan KDKMP menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui sistem koperasi yang mengedepankan prinsip kebersamaan dan pemberdayaan warga.

“KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif serta meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui penguatan ekonomi berbasis desa,” ujar Dandim.

Ia juga menjelaskan bahwa berbagai sarana pendukung operasional seperti truk, kendaraan pick up, dan kendaraan roda tiga berasal dari Agrinas.

Sementara itu, Kodim 0724/Boyolali berperan sebagai fasilitator yang membantu proses distribusi dan pengembangan program di lapangan.

Sementara itu, Paban VII Sterad Kolonel Inf Hipni Maulana menegaskan bahwa TNI AD mendukung penuh program Presiden Republik Indonesia yang bertujuan menggerakkan ekonomi nasional dari tingkat desa.

Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan peluang usaha baru.

“Kami berharap KDKMP mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Jika dikelola dengan baik, koperasi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat kemandirian desa,” katanya.

Kolonel Hipni juga mengapresiasi Pemerintah Desa Sobokerto yang telah menyediakan lahan strategis untuk pembangunan dan pengembangan KDKMP.

Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan program di tingkat desa.

Melalui keberadaan KDKMP, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai kegiatan ekonomi produktif,

“mulai dari sektor perdagangan, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Sinergi antara pemerintah, TNI, Agrinas, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, KDKMP Boyolali optimistis mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Koperasi Desa Merah Putih di Boyolali diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi warga,

“tetapi juga menjadi contoh keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa untuk Indonesia.(Red)

Berita Terkait