Kawanindonesia.web.id — Himpunan Sarjana Kesusasteraan Indonesia (HISKI) Pusat bersama Pelaku Sanggar Pelakon dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menggelar Seminar Nasional bertajuk “Asrul Sani dalam Dinamika Kebudayaan Indonesia” di Gedung Perpusnas, Jalan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Panitia menyelenggarakan seminar ini untuk mengkaji secara mendalam jejak pemikiran dan kontribusi Asrul Sani dalam sejarah sastra Indonesia serta perkembangan kebudayaan nasional.
Penyelenggara menghadirkan forum akademik yang mendorong diskusi kritis tentang peran sastra dalam membentuk identitas budaya bangsa.
Panitia membagi kegiatan dalam dua sesi, yakni sesi pagi pukul 09.00–12.00 WIB dan sesi siang pukul 13.00–16.00 WIB.
Mereka menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan peneliti sastra, di antaranya Prof. Dr. Yoseph Yopi Taum, M.Hum., Prof. Diah Ariani Arimbi, M.A., Ph.D., Dr. Tengsoe Tjacho Tjajhjono, M.Pd., Dr. Much. Kolri, M.Si., serta Heti Setiawati, M.P.
Dalam seminar tersebut, para narasumber membahas secara aktif posisi Asrul Sani dalam perkembangan sastra modern Indonesia.
Mereka menyoroti karya-karya Asrul Sani yang mendorong perubahan cara pandang terhadap sastra, film, dan kebudayaan, sekaligus memperkuat diskursus intelektual di Indonesia.
Penyelenggara juga menunjuk Mutiara Sani Sarumpaet untuk mengantarkan jalannya diskusi akademik.
Sementara itu, Prof. E. Aminuddin Azis, M.A., Ph.D., dan Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum. memperkaya materi pembahasan dalam forum ilmiah tersebut.
Jalannya seminar dipandu oleh moderator Sudartomo Macaryus, M.Hum.
Panitia membuka kesempatan bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan ini secara luring maupun daring. Peserta mendaftar melalui tautan
https//forms.gle/ZUFeGt1TyjLii6 serta mengakses Zoom melalui s.id/SeabadAsrulSani_10 dengan Meeting ID 626 730 4734 dan passcode AsrulSani.
Panitia menegaskan bahwa seluruh peserta yang terdaftar akan menerima e-sertifikat.
Seminar ini diharapkan memperkuat pemahaman publik terhadap kontribusi besar Asrul Sani dalam perjalanan sejarah sastra Indonesia dan dinamika kebudayaan nasional.(Kontributor Yacob)
