Kawanindonsia.web.id – Kodim 0735/Surakarta mengoptimalkan pengelolaan sampah terpadu untuk mendukung ketahanan lingkungan di Kota Surakarta.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya volume sampah dan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo yang telah mengalami kelebihan kapasitas.
Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman menegaskan pihaknya menggerakkan personel untuk turun langsung ke masyarakat guna memberikan edukasi pengelolaan sampah dari sumbernya. (23/04/26).
Ia menilai kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan limbah perkotaan.
“Kami mendorong masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Ini langkah dasar yang sangat penting untuk mengurangi beban TPA,” ujarnya, Kamis .
Ia menjelaskan, masyarakat diarahkan untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.
Kodim kemudian mendorong pengelolaan sampah anorganik melalui sistem bank sampah agar memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi limbah yang terbuang.
Sementara itu, sampah organik diolah melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Mojosongo.
Di lokasi tersebut, sampah diolah menjadi kompos, maggot, kasgot, hingga pupuk cair organik yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan terpadu dari hulu hingga hilir ini mampu menekan volume sampah secara signifikan sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis lingkungan.
Dandim juga menegaskan keterlibatan TNI dalam penanganan sampah merupakan bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP) dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kami terus mendorong kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan,
tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan stabilitas lingkungan.Kodim 0735/Surakarta optimistis,
melalui strategi pengelolaan sampah terpadu yang menggabungkan edukasi dan inovasi,
Kota Surakarta dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(Red)
