Pemeriksaan Balita dan Lansia di Sragen Jadi Langkah Nyata Tekan Stunting dan Jaga Kesehatan

Keterangan foto:Petugas posyandu periksa balita dan lansia di Sragen untuk cegah stunting.

Kawanindonesia.web.id– Pemerintah desa bersama tenaga kesehatan dan aparat kewilayahan terus menggencarkan pemeriksaan rutin bagi balita dan lansia sebagai langkah nyata menekan angka stunting sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Flamboyan Dukuh Giren 15, Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Selasa (20/04/2026).


Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, Sertu Adi, aktif mendampingi jalannya kegiatan posyandu tersebut.

Ia turut membantu petugas serta memberikan motivasi kepada warga agar rutin memeriksakan kesehatan, terutama bagi balita dan lansia.


Petugas kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan pada balita, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala,

hingga lingkar lengan untuk memantau tumbuh kembang anak. Sementara itu, lansia menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta skrining kesehatan dasar.


Sertu Adi menegaskan bahwa pemeriksaan rutin ini menjadi upaya penting dalam mendeteksi dini potensi stunting.

Dengan pemantauan berkala, petugas dapat segera melakukan intervensi jika ditemukan balita dengan pertumbuhan yang tidak sesuai.


“Melalui kegiatan ini, kami bisa mengetahui kondisi balita secara langsung.

Jika ada yang mengalami kekurangan gizi atau pertumbuhan tidak sesuai usia, kami segera lakukan penanganan bersama tenaga kesehatan,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa perhatian terhadap lansia menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan secara rutin diharapkan mampu menjaga lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif.


Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif,

serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. Data hasil pemeriksaan kemudian dilaporkan ke puskesmas untuk ditindaklanjuti.


Warga menyambut baik kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi kesehatan keluarga.

Dengan pelaksanaan yang konsisten, pemeriksaan balita dan lansia diharapkan mampu menekan angka stunting serta menciptakan masyarakat yang lebih sehat di wilayah Sragen.(Red)

Berita Terkait