Kominfo Jatim Perkuat Majadigi, Integrasikan 203 Layanan Publik dalam Satu Platform Digital

Keterangan foto:Kominfo Jatim memperkuat Majadigi sebagai platform layanan publik digital terpadu di Jawa Timur.

Kawanindonesia.web.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur memperkuat pengembangan Portal Majapahit Digital (Majadigi) dengan mengintegrasikan ratusan layanan publik ke dalam satu platform digital terpadu.


Kominfo Jatim terus mengoptimalkan Majadigi sebagai pusat layanan digital yang menghubungkan berbagai layanan pemerintah,

baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun pemerintah pusat,

agar dapat diakses masyarakat secara lebih mudah dan cepat.


Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan bahwa pihaknya mendorong penguatan sistem Majadigi

agar seluruh layanan publik dapat terintegrasi secara menyeluruh.


“Kominfo Jatim memperkuat Majadigi sebagai platform layanan digital terpadu untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang lebih efisien dan terhubung,” ujarnya.


Hingga 19 April 2026, Kominfo Jatim telah mengintegrasikan 203 layanan publik ke dalam Majadigi dengan jumlah pengguna mencapai 7.685 orang.

Selain itu, sebanyak 52 perangkat daerah telah berpartisipasi dalam pengembangan dan implementasi sistem tersebut.


Kominfo Jatim juga melakukan integrasi layanan secara bertahap, mulai dari penghubungan sistem antar instansi

hingga penerapan layanan end-to-end yang memungkinkan masyarakat menyelesaikan proses layanan dalam satu platform.


Dalam rapat evaluasi pengembangan Majadigi, Direktur Data Pembangunan dan Pemerintah Digital Bappenas,

Dini Maghfirah, menegaskan bahwa transformasi digital pemerintah harus berfokus pada dampak nyata bagi masyarakat.


Ia menekankan bahwa penerapan Satu Data Indonesia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat,

terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan oleh seluruh instansi pemerintah.


Kominfo Jatim menargetkan penguatan Majadigi dapat terus meningkatkan kualitas layanan publik digital yang lebih efektif,

efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Jawa Timur.(Bagas)

Berita Terkait