Respons Cepat Damkar Ciawi, Kebakaran Rumah Warga di Cijeruk Berhasil Dipadamkan Dalam 35 Menit

Kegiatan Foto WWW.KAWANINDONESIA.WEB.ID

http://kaperwilJawaBarat@kawanindonesia.web.id29 Maret 2026

Kegiatan Foto : Respons Cepat Damkar Ciawi, Kebakaran Rumah Warga di Cijeruk Berhasil Dipadamkan Dalam 35 Menit

Bogor, KawanIndonesia.Id – Aksi sigap ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciawi dalam menangani peristiwa kebakaran yang menghanguskan bagian atap rumah milik Abung, warga Kampung Cipok RT 04 RW 05, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu (29/3/2026).

Kebakaran yang terjadi pada siang hari tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga. Namun berkat kesigapan petugas Damkar yang dibantu masyarakat setempat, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 35 menit, sehingga tidak merambat ke rumah lainnya.

Komandan Sektor (Dansektor) Damkar Ciawi, Nendri, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.00 WIB. Tanpa menunggu lama, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Begitu menerima laporan, petugas piket langsung menuju lokasi. Dengan dukungan warga, api berhasil dipadamkan kurang lebih dalam waktu 33 menit,” ujar Nendri saat dikonfirmasi awak media.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian menyambar bagian atap rumah hingga terbakar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam dan sembilan personel untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

Nendri juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak maupun aktivitas pembakaran terbuka.

“Kami mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan berhati-hati saat membakar sampah. Damkar siap siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan, baik penanganan kebakaran maupun evakuasi lainnya seperti sarang tawon, ular, hingga pohon tumbang,” tegasnya.

Sementara itu, Abung selaku pemilik rumah mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah. Ia mengetahui peristiwa tersebut setelah diberi kabar oleh warga sekitar.

“Saya dapat kabar dari tetangga kalau rumah saya terbakar. Saya langsung pulang, tapi saat sampai, kondisi atap sudah hangus. Untungnya tidak ada korban jiwa karena rumah sedang kosong,” tuturnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh faktor kelistrikan.

Kaperwil Jawa Barat: Bambang Saputro,ST.,Gr

Berita Terkait