Ratusan Prajurit Muda TNI Tiba di Boyolali, Dandim 0724 dan Forkopimda Gelar Penyambutan

Kawanindonesia.web.id– Ratusan prajurit muda TNI lulusan Abit Dikmaba PK dan Dikmata PK Gelombang II Tahun Anggaran 2026 tiba di Kabupaten Boyolali dan mendapat sambutan hangat dari Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (25/6/2026).


Kegiatan penyambutan berlangsung di Marsling Area (MA) Gladagsari, Yonif TP 454/Satriyo Digdoyo.

Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para prajurit muda yang telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan kini siap mengemban tugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menyampaikan apresiasi atas semangat para prajurit yang akan bertugas di wilayah Boyolali.

Menurutnya, kehadiran personel baru akan memperkuat kesiapsiagaan satuan sekaligus meningkatkan sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.


“Kehadiran para prajurit muda ini menjadi kekuatan baru bagi satuan. Kami berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,

“menjaga disiplin, serta terus mengedepankan profesionalisme dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh personel Abit Dikmaba PK dan Dikmata PK Gelombang II TA 2026.

Ia mengingatkan bahwa menjadi prajurit TNI bukan hanya sebuah profesi, tetapi juga amanah besar yang menuntut dedikasi, loyalitas, dan integritas tinggi.


Bupati meminta para prajurit mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia juga mengajak mereka untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi kedisiplinan dan semangat pengabdian.


Menurut Bupati, kehadiran para prajurit muda akan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sinergi tersebut dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta mempertahankan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Boyolali.


Selain mengikuti prosesi penyambutan, para prajurit menerima arahan agar segera beradaptasi dengan lingkungan penugasan,

membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menghormati adat istiadat setempat.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara TNI dan warga sehingga tercipta suasana yang aman dan harmonis.


Kehadiran ratusan prajurit muda TNI di Boyolali juga menjadi bagian dari upaya memperkuat postur pertahanan wilayah di bawah Kodam IV/Diponegoro.

Dengan tambahan personel yang memiliki semangat dan kemampuan hasil pendidikan militer, satuan diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.


Melalui penyambutan tersebut, Dandim 0724/Boyolali bersama Forkopimda menegaskan komitmen untuk terus membangun sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat.

Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menjaga keamanan, memperkokoh persatuan, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Boyolali yang aman, maju, dan sejahtera.(Red)

Berita Terkait