Kawanindonesia.web.id– Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan mengukuhkan Bunda PAUD kelurahan pada kegiatan Lomba Seni dan Kreativitas (Larasati) PAUD Kota Kediri yang berlangsung di Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (15/6/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Larasati yang juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung implementasi program wajib belajar satu tahun prasekolah melalui peningkatan akses layanan PAUD.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang menampilkan kreativitas anak-anak, seperti Lomba Cariyos atau bercerita dalam Bahasa Jawa, Geguritan, Menyanyi Bahasa Jawa, Adi Busono Jowo, hingga Lomba Mewarnai.
Bazar Budaya yang menghadirkan aneka makanan tradisional turut menambah semarak acara.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Kediri mengucapkan selamat kepada para Bunda PAUD kelurahan yang baru dikukuhkan.
Ia meminta para Bunda PAUD menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Menurut Vinanda, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah nyata untuk memperkuat koordinasi, komunikasi,
serta evaluasi terhadap kualitas layanan PAUD, mulai dari sarana dan prasarana, proses pembelajaran, hingga kenyamanan anak saat belajar.
“Pengukuhan ini merupakan amanah untuk terus membangun sinergi demi menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas bagi seluruh anak di Kota Kediri,” ujarnya.
Vinanda menegaskan bahwa usia dini merupakan masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak.
Karena itu, Pemerintah Kota Kediri terus menghadirkan berbagai program yang mampu mendukung perkembangan kreativitas, karakter, kemampuan sosial, serta kecerdasan anak sejak dini.
Ia berharap Larasati tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, berani tampil, berinteraksi, dan memperoleh pengalaman berharga.
“Saya berharap kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk menghargai proses. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi keberanian untuk mencoba, belajar, dan berkembang menjadi pengalaman yang sangat berarti,” katanya.
Vinanda juga mengajak seluruh orang tua di Kota Kediri untuk menyekolahkan putra-putrinya ke PAUD atau taman kanak-kanak terdekat.
Menurutnya, program wajib belajar satu tahun prasekolah akan memperkuat fondasi kemampuan kognitif, motorik, sosial, emosional, dan bahasa anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, perwakilan BBPMP Provinsi Jawa Timur Ireng Widodo, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan,
pengawas TK, penilik PAUD, organisasi mitra PAUD, kepala satuan PAUD, guru, orang tua, serta peserta Larasati PAUD Kota Kediri.
Melalui pengukuhan Bunda PAUD dan penyelenggaraan Larasati, Pemerintah Kota Kediri berharap kualitas pendidikan anak usia dini terus meningkat sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter.(Duha).

