Operasi Bendera Palsu? Ledakan di Pulau Sitra Bahrain Ternyata Dari Rudal AS

Keterangan foto: Rudal Patriot AS diluncurkan dari pangkalan militer di Bahrain.

Kawanindonesia.id – Ledakan dahsyat yang melukai 32 warga sipil di Mahazza, Pulau Sitra pada 9 Maret 2026 ternyata disebabkan oleh rudal Patriot yang ditembakkan dari pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, bukan dari Iran seperti tuduhan awal.

Temuan ini membalik narasi resmi yang sebelumnya disebarkan oleh AS dan otoritas Bahrain.(27/03/26)


Sebelumnya, Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) membantah tuduhan tersebut, meski mengakui menembakkan rudal ke wilayah Bahrain dengan target pangkalan militer AS.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan laporan Reuters membuktikan adanya operasi bendera palsu,

“yang bertujuan menyalahkan Iran dan memprovokasi negara-negara Teluk untuk mendukung kepentingan AS dan Israel.


Insiden ini memicu kritik luas terkait transparansi investigasi dan penyampaian informasi publik.

Para pakar keamanan regional menilai, kejadian ini menunjukkan bagaimana narasi politik bisa dibentuk

untuk membenarkan intervensi militer dan memperkuat aliansi strategis di kawasan Teluk.


Pihak berwenang Bahrain hingga kini belum memberikan klarifikasi tambahan mengenai temuan Reuters,

sementara masyarakat setempat menuntut pertanggungjawaban atas korban sipil yang terdampak ledakan.(Red)


Keterangan foto: Rudal Patriot AS diluncurkan dari pangkalan militer di Bahrain.

Berita Terkait