Kawanindonesia.web id – Mas Karto Glinding menegaskan bahwa pemerintah harus menunjukkan tindakan nyata untuk memulihkan kepercayaan rakyat.
Menurutnya, langkah paling efektif bukan memperbanyak pidato atau kampanye pencitraan, melainkan memberantas korupsi secara konsisten serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan dalam Diskusi Mingguan Atlantika Institut Nusantara yang mengangkat tema “Runtuhnya Kepercayaan Publik terhadap Penyelenggara Pemerintahan”.
Diskusi berlangsung di kediaman Sekretaris Eksekutif Atlantika Institut Nusantara, Banten, Selasa (16/6/2026), bertepatan dengan peringatan Tahun Baru 1448 Hijriah.
Sejak awal pemaparannya, Mas Karto Glinding mengajak peserta diskusi melihat persoalan kepercayaan publik dari akar masalah.
Ia mempertanyakan mengapa pemerintah terus berbicara mengenai pemulihan kepercayaan rakyat tanpa terlebih dahulu mengidentifikasi penyebab menurunnya kepercayaan tersebut.
Menurutnya, kepercayaan bukan sesuatu yang dapat dibangun melalui slogan atau retorika politik. Pemerintah justru harus membuktikan komitmennya melalui kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kepercayaan rakyat tidak perlu diumumkan atau dipropagandakan. Pemerintah cukup bekerja dengan baik dan menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Mas Karto Glinding menilai persoalan ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Karena itu, ia mendorong pemerintah mengambil langkah konkret dengan menurunkan harga berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji, minyak goreng, telur,
tarif listrik, air bersih, hingga memberikan keringanan pajak bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Ia meyakini kebijakan yang berpihak kepada rakyat akan lebih cepat mengembalikan kepercayaan dibandingkan berbagai kampanye komunikasi yang tidak diikuti perubahan nyata.
Selain persoalan ekonomi, Mas Karto Glinding juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil.
Ia meminta aparat penegak hukum memberantas korupsi secara serius tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih.
Menurutnya, keseriusan pemerintah dalam memerangi korupsi akan menjadi tolok ukur utama bagi masyarakat dalam menilai integritas penyelenggara negara.
Oleh sebab itu, proses penegakan hukum harus berlangsung transparan, konsisten, dan tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap pelaku korupsi.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar segera menyelesaikan berbagai polemik yang terus menyita perhatian publik.
Menurutnya, berbagai kegaduhan yang berkepanjangan hanya menguras energi masyarakat dan mengganggu konsentrasi untuk bersama-sama mendukung program pembangunan.
Di akhir penyampaiannya, Mas Karto Glinding menegaskan bahwa rakyat tidak membutuhkan janji-janji baru.
Masyarakat, kata dia, hanya ingin melihat pemerintah bekerja secara nyata, menghadirkan keadilan, menekan biaya hidup, dan menegakkan hukum secara konsisten.
“Kalau korupsi diberantas tanpa tebang pilih dan beban ekonomi rakyat benar-benar diringankan, kepercayaan itu akan kembali dengan sendirinya. Tidak perlu dipidatokan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penutup diskusi yang diikuti para peserta Atlantika Institut Nusantara.
Mereka sepakat bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan hanya dapat dibangun melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.(Kontributor Yacob)

