Kasus Pembunuhan di Banjarbaru Picu Warga Perketat Pendataan Penduduk

Kawanindonesia.web.id – Warga Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan,

memperketat pendataan penduduk dan warga pendatang setelah terjadi kasus pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan di wilayah tersebut.


Warga mengambil langkah tersebut untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.


Ketua RT 19 RW 05 Kelurahan Sungai Ulin, Wiyanto, menegaskan bahwa setiap warga pendatang wajib melapor kepada pengurus lingkungan.

Ia juga meminta warga sekitar aktif melaporkan jika mengetahui adanya pendatang baru.


“Setiap pendatang harus melapor ke RT. Warga juga kami minta ikut membantu melaporkan agar pendataan lebih cepat dan akurat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).


Warga juga menilai pengawasan lingkungan perlu ditingkatkan, terutama setelah ditemukan minimnya penerangan di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi kerawanan pada malam hari.


Sebagai langkah pencegahan, warga berencana memasang spanduk peringatan di sejumlah titik strategis seperti perempatan jalan dan ujung kawasan pemukiman.

Mereka juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari.


“Untuk sementara kami imbau warga agar lebih waspada, terutama saat malam hari. Kami juga akan memasang peringatan di beberapa titik,” tambah Wiyanto.


Warga berharap pemerintah dan aparat terkait turut memperkuat pengawasan wilayah serta

meningkatkan penerangan jalan agar keamanan lingkungan semakin terjaga.


Langkah ini menjadi respons langsung masyarakat atas peristiwa tragis yang mengguncang kawasan Sungai Ulin Banjarbaru dan mendorong penguatan sistem keamanan berbasis lingkungan.(Herman)

Berita Terkait