Dini Hari Disatroni Maling, Penghuni Kos di Surabaya Kehilangan Murai dan Ponsel

Keterangan foto:Polisi selidiki kasus pencurian di kamar kos Siwalankerto, Surabaya.

Kawanindonesia.com– Aksi pencurian menyasar seorang penghuni rumah kos di kawasan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, saat dini hari.

Pelaku berhasil membawa kabur satu ekor burung murai batu dan dua unit ponsel milik korban ketika korban sedang tertidur lelap.


Peristiwa tersebut terjadi di kamar kos yang berlokasi di Jalan Kutisari XIV No. 24–26 pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu, korban tidak menyadari adanya aktivitas mencurigakan di dalam kamar.


Korban, Sulistiono (39) alias Dion, warga Driyorejo, Gresik, baru mengetahui kejadian tersebut setelah terbangun sekitar pukul 05.30 WIB.

Ia mendapati burung murai kesayangannya dan dua ponsel miliknya telah hilang dari tempat semula.


Selain itu, pelaku juga mengambil dompet berisi uang tunai milik korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp19 juta.


Rincian barang yang hilang meliputi satu ekor burung murai batu senilai Rp15 juta,

“satu unit ponsel OPPO A5i senilai Rp1,6 juta, satu unit ponsel Xiaomi senilai Rp900 ribu, serta uang tunai sebesar Rp1,5 juta.


Mengetahui kejadian tersebut, korban langsung melaporkannya ke Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya.

Laporan itu telah tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Masyarakat (STTLPM) Nomor:

STTLPM/70/III/2026/SPKT/Polrestabes Surabaya/Sek Wonocolo.
Pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),

“mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.


Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku yang diduga beraksi saat kondisi lingkungan sekitar dalam keadaan sepi.


Polisi mengimbau masyarakat, khususnya penghuni rumah kos, agar meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan pintu kamar terkunci

“dengan baik dan tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengamanan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.(Tauf)

Berita Terkait