Kawanindonesia.web.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Sumatera Utara berlangsung meriah dan kondusif.
Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan aparat kepolisian atas peran mereka dalam menjaga hubungan industrial yang dinilai semakin terbuka.
Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Bobby Afif Nasution dan Whisnu Hermawan Februanto menerima plakat penghargaan dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) Sumut.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan aktif keduanya dalam dialog ketenagakerjaan.
Panitia May Day, Elfianti Tanjung, menyerahkan langsung penghargaan tersebut di hadapan ribuan buruh yang hadir.
Ia menilai pemerintah daerah dan kepolisian telah menunjukkan keterbukaan dalam menerima aspirasi pekerja.
“Buruh menilai pemerintah dan aparat kepolisian telah membuka ruang dialog yang baik. Kami mengapresiasi komitmen tersebut,” ujar Elfianti.
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyambut penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pekerja.
Ia menyebut buruh sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami melibatkan buruh dalam proses penyusunan kebijakan agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai tuntutan buruh akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, termasuk isu upah layak, perlindungan tenaga kerja, dan pengendalian harga kebutuhan pokok.
Sementara itu, Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Februanto menegaskan bahwa pihaknya terus menjaga situasi kondusif selama peringatan May Day.
Ia juga memastikan kepolisian selalu membuka ruang komunikasi dengan serikat pekerja.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan mendukung terciptanya hubungan industrial yang sehat di Sumatera Utara,” ujarnya.
Selain penyerahan penghargaan, panitia juga menggelar berbagai kegiatan seperti pemotongan tumpeng, pembagian hadiah, dan penyerahan klaim BPJS kepada perwakilan buruh.
Kegiatan ini berlangsung tertib dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Peringatan May Day 2026 di Sumatera Utara pun ditutup dengan suasana kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan.
Momentum ini menjadi simbol penguatan dialog sosial dalam membangun hubungan industrial yang lebih harmonis di daerah.(Rizky)

