Program Pembibitan Kelinci dan Ikan Perkuat Ketahanan Ekonomi Warga Bugukgona

Kawanindonesia.web.id – Pemerintah Distrik Bugukgona terus mendorong penguatan ketahanan ekonomi masyarakat melalui program pembibitan kelinci dan ikan yang disalurkan kepada warga Kampung Karunggame, Distrik Bugukgona, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.


Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Distrik Bugukgona, Wanti Wakerkwa, pada Kamis (11/6/2026).

Bantuan berupa bibit kelinci dan ikan tersebut diberikan kepada masyarakat yang telah memulai usaha peternakan dan perikanan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi kampung.


Wanti Wakerkwa mengatakan bahwa Kampung Karunggame dipilih sebagai kampung percontohan karena telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan usaha produktif yang memanfaatkan sumber daya alam setempat.

Ia berharap keberhasilan kampung tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Distrik Bugukgona.


“Distrik Bugukgona memiliki 13 kampung yang semuanya memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kami ingin masyarakat mulai memanfaatkan kekayaan alam yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.


Menurut Wanti, program pembibitan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Lanny Jaya yang menitikberatkan pada kemandirian, kecerdasan, dan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah distrik terus mengawal berbagai program ekonomi yang dimulai dari kampung sebagai pusat pembangunan daerah.


Ia menegaskan bahwa pemerintah distrik akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang serius mengembangkan usaha produktif.

Selain pembibitan ikan dan kelinci, pemerintah juga mendorong pengembangan sektor kopi, peternakan babi,

serta usaha mikro yang dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.


Wanti juga mengajak generasi muda dan para sarjana asal Bugukgona untuk kembali ke kampung dan ikut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kemampuan dan ilmu yang dimiliki generasi muda dapat menjadi modal penting dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan.


“Kami berharap anak-anak muda tidak hanya menunggu kesempatan menjadi pegawai negeri, tetapi juga berani menciptakan peluang usaha yang dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” katanya.


Selain itu, Wanti mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi yang dapat muncul akibat berbagai faktor, termasuk kebijakan efisiensi anggaran.

Ia mengajak seluruh kepala kampung, tokoh agama, dan masyarakat untuk bersatu mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sumber ekonomi masyarakat.


Sementara itu, Kepala Kampung Karunggame, Yunani Wenda, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Distrik Bugukgona.

Menurutnya, bantuan pembibitan tersebut memberikan motivasi baru bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha yang sedang dijalankan.


“Bantuan ini membangkitkan semangat masyarakat untuk bekerja lebih giat. Kami akan memanfaatkan bantuan ini dengan baik agar dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat kampung,” ujarnya.


Yunani juga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat terus memberikan pendampingan dan bantuan lanjutan guna mendukung keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Melalui program pembibitan kelinci dan ikan tersebut, Pemerintah Distrik Bugukgona berharap masyarakat semakin mandiri secara ekonomi,

mampu mengelola potensi lokal secara optimal, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lanny Jaya.(Rah)

Berita Terkait