DPKP Kalsel Sinkronkan Program 2027, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Efisiensi Anggaran Rp137 Miliar

Kawanindonesia.web.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan mempercepat proses sinkronisasi program dan penganggaran tahun 2027 untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong efisiensi penggunaan anggaran yang mencapai lebih dari Rp137 miliar.

DPKP Kalsel menggelar rapat koordinasi perencanaan dan penganggaran sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan sektor pertanian dengan arah pembangunan daerah serta kebijakan nasional ketahanan pangan.

Sekretaris DPKP Kalsel, Saptono, menjelaskan pihaknya menyusun perencanaan secara terukur agar setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“DPKP Kalsel menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar program 2027 berjalan selaras, tepat sasaran,

“dan berorientasi pada peningkatan produksi pangan daerah,” ujar Saptono di Banjarbaru, Senin (4/5/2026).

DPKP Kalsel juga menyesuaikan perencanaan dengan regulasi terbaru, termasuk Permendagri Nomor 900.1-2850 Tahun 2025 yang mengatur urusan pangan serta sektor tanaman pangan dan hortikultura.

Penyesuaian ini dilakukan untuk memperkuat sistem perencanaan berbasis data dan kinerja.

Selain itu, DPKP Kalsel mengintegrasikan program dengan arah pembangunan daerah yang mendukung konsep Gerbang Logistik Kalimantan.

Integrasi ini bertujuan memperkuat distribusi pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian.

Sejumlah program prioritas kemudian disiapkan, antara lain pengawasan pangan segar asal tumbuhan,

pengembangan lumbung pangan masyarakat, pengelolaan cadangan pangan pemerintah, serta optimasi lahan pertanian.

DPKP juga mengembangkan komoditas hortikultura seperti cabai, pisang, jeruk, dan nanas untuk meningkatkan nilai ekonomi petani.

Untuk tahun anggaran 2027, DPKP Kalsel mengusulkan pagu indikatif lebih dari Rp137 miliar.

Pemerintah menegaskan bahwa angka tersebut masih akan disesuaikan dalam proses finalisasi perencanaan anggaran.

Saptono menegaskan DPKP Kalsel mengarahkan seluruh program agar efisien dan tepat guna di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“DPKP memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

DPKP Kalsel berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan petani terus meningkat

“untuk memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional.(Herman)

Berita Terkait